Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 9 Februari 2012 | 11:47 WIB
Ramadhan
Kemperdag Akan Cek Stok Daging
| I Made Asdhiana | Jumat, 3 September 2010 | 19:08 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perdagangan akan mengecek terus-menerus data stok daging yang disampaikan Kementerian Pertanian dengan yang ada di pasar. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Menurut Mari, Kementerian Perdagangan mendapat data stok daging cukup dari Kementerian Pertanian. Berdasarkan data tersebut, stok daging menjelang Lebaran aman.

“Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, itu cukup. Kalau kita bicara stok, akan cukup sampai dengan Lebaran. Tapi harus kita jaga sampai dengan akhir tahun karena akan memengaruhi harga,” ungkapnya.

Mari melanjutkan, Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pertanian akan terus melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok daging di pasar.

“Jadi kami hanya bisa terus-menerus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mengecek terus bahwa angka yang telah mereka sampaikan kepada kami memang sesuai dengan keadaan di pasar. Ini akan kami tingkatkan, akan kami intensifkan untuk monitoring kita,” terangnya.

Menurut Mari, pengecekan ini akan terus dilakukan sampai pasca-Lebaran nanti. “Kami pantau sampai dengan lebaran,” katanya.

Mengenai kenaikan harga daging di pasar, menurut Mari, ini lebih disebabkan oleh tren harga Lebaran. Dia yakin bahwa harga daging akan turun kembali seusai Lebaran.

Dia juga mengatakan, peningkatan harga barang umumnya terjadi menjelang puasa dan Lebaran, H-3 sampai H+2.

“Ada lonjakan permintaan yang tinggi. Tapi setelah Lebaran biasanya kembali lagi,” ujarnya.

Menurutnya, harga daging mengalami kenaikan karena terpengaruh oleh peningkatan permintaan. Adapun peningkatan untuk beras dipengaruhi faktor cuaca yang berdampak pada masa panen.

“Jadi, kita lihat dari segi produksi, sedikit terlambatlah karena ada pengaruh dari musim hujan. Tetapi yang penting adalah bagaimana kita melakukan koordinasi terus-menerus untuk menjaga stok,” katanya. (Tribunnews/Andri Malau)

Sumber :