JAKARTA, KOMPAS.com - Pada masa menjelang Lebaran 2010 ini, maskapai penerbangan mulai melakukan peningkatan kapasitas.
Garuda Indonesia yang memaksimalkan kapasitasnya dengan menambah frekuensi dan pengalihan operasi pesawat.
Juru bicara Garuda Pujobroto mengatakan, pihaknya akan mendatangkan dua unit pesawat jumbo, Boeing 747-400 untuk mengangkut para penumpang.
Pesawat ini fungsinya menjadi pesawat sapu jagat yang akan menyapu setiap penumpang mulai awal pekan ini.
"Karena besarnya pesawat, hanya bisa mengangkut pemudik di bandara tertentu saja yaitu Polonia (Medan) dan Juanda (Surabaya)," kata Pujobroto di Jakarta.
Sebelumnya, Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Garuda, Elisa Lumbantoruan mengatakan, dalam operasi Lebaran 2010 maskapai BUMNtersebut akan diperkuat dengan dua pesawat besar yaitu Boeing 747-400.
Pesawat tersebut biasanya dioperasikan pada rute Jakarta-Jeddah, akan dioperasikan untuk rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Surabaya.
"Menjelang IdulFitri, penerbangan ke Jeddah biasanya berkurang, karenanya penerbangan ke Jeddah dikurangi," kata Elisa.
Seperti diketahui, pesawat Boeing 747-400 memiliki kapasitas cukup besar, bila dimaksimalkan bisa mengangkut 428 penumpang.
Demi kenyamanan penumpang, jumlah kursi dimodifikasi menjadi kurang dari 400. Dengan kapasitas tersebut bisa memaksimalkan penumpang. Dua Boeing 747-400 tersebut dioperasikan untuk rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Surabaya, karena dua kota tersebut merupakan kota tujuan penerbangan dengan permintaan yang paling besar.
Dijelaskan, pada Lebaran kali ini Garuda menambah sebanyak 30 ribu kursi tambahan yaitu 23 ribu untuk Garuda dan 7.000 kursi akan dioperasikan oleh unit usaha garuda yaitu Citilink.
Sementara itu, juru bicara Sriwijaya Air, Ruth Hanna Simatupang mengatakan, pihaknya juga akan menambah sebanyak 13.000 kursi untukpenerbangan sebelum dan setelah Lebaran.
Penambahan penerbangan antara lain dari Jakarta ke Pontianak dariempat menjadi lima kali penerbangan per hari: Jakarta-Pontianak-Jakarta, rute ke Denpasar dari satu menjadi dua kali penerbanganper hari: Jakarta-Denpasar-Jakarta, Jakarta-Palembang dari tigamenjadi empat kali penerbangan per hari: Jakarta-Palembang-Jakarta.
Rute Jakarta-Pangkal Pinang dari lima penerbangan menjadi 6 enamkali penerbangan per hari. Sedangkan rute Medan-Padang-Medan akanmenambah penerbangan mulai tanggal 11-19 september 2010.
"Kami juga memberikan kemudahan-kemudahan terus dilakukan Sriwijaya Air di mana terhitung tanggal 28 Agustus 2010 parapelanggan kami dapat melakukan pemesanan tiket secara langsung melalui Internet Booking Engine (IBE) dan bisa membayarnya di ATMMandiri dan BCA," tandasnya. (ewa)


