Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 09:38 WIB
Boogie Ekonomi Dipakai untuk Eksekutif
| Tri Wahono | Minggu, 5 September 2010 | 23:11 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat banyak kereta ekskutifnya yang anjlok, PT KeretaApi Indonesia menarik sebanyak 52 boogie kereta K-1 untuk kereta kelas ekskutif dan menggantinya dengan boogie K-3 yang sebenarnya untuk kereta ekonomi.

"Daripada yang bilang pihak lain mendingan saya yang bilang, kalau boogie di beberapa kereta ekskutif adalah dari bogie K-3," kata Direktur Lalulintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Asril Syafei, di Jakarta, Minggu (5/9/2010).

Boogie adalah sistem roda dan peredam kejut, biasanya pada gerbong/kereta ada 2 boogie. Satu boogie biasanya terdiri ayar 4 roda (2 pasang) dengan beberapa jenis sistem peredam kejut, yang menentukan batas kecepatan dan beban maksimal kereta. Karakteristik boogie ini dibagi menjadi 5 jenis, yaitu 5, 6, 7, 8, dan 9.

Boogie kereta K-3 saat ini telah dibuat di PT Industri Kereta Api (Inka) Madiun, sementara boogie K-1 yang biasanya dipasang untuk kereta ekskutif masih diimpor dari Jepang dan beberapa negara lain. Meski demikian, jelasnya, boogie K1 tidak jauh berbeda dengan boogie K-3.(Tribunnews.com/Hendra Gunawan)

Sumber :