SUBANG, KOMPAS.com — Arus mudik di jalur pantura Subang Jawa Barat memasuki hari keempat menjelang Lebaran terlihat padat meski kendaraan masih bisa bergerak.
Berdasarkan pantauan di Subang, Senin (6/9/2010), jumlah kendaraan yang melintas di jalur pantura Subang malam hari mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi siang.
Kepadatan lalu lintas kendaraan mulai terlihat di lintasan penyeberangan Patokbeusi hingga titik lintasan penyeberangan kendaraan Pasar Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Subang.
Para pemudik yang melintas di jalur pantura Subang diimbau untuk mewaspadai titik rawan kemacetan lintasan Patokbeusi dan Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Subang, karena di titik tersebut terdapat warga sekitar yang tengah menyeberang dari satu desa ke desa lainnya.
Hingga saat ini, di titik lintasan penyeberangan Patokbeusi dan Pasar Sukamandi diberlakukan sistem buka-tutup bergilir.
Sistem buka-tutup bergilir penyeberangan kendaraan di lintasan Patokbeusi dan Sukamandi tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi pencegahan terjadinya kemacetan lalu lintas di jalur pantura Subang.
Kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura Subang terjadi di kawasan blok Sari Manis Ciasem, baik yang mengendarai sepeda motor, mobil pribadi, maupun bus umum.
Jumlah kendaraan yang melintas di jalur pantura Subang menuju Jawa Tengah cukup padat, sementara yang datang dari Jawa Tengah menuju Jakarta masih normal.
