Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 9 Februari 2012 | 03:03 WIB
Jelang Lebaran
H-4 Belum Terjadi Lonjakan Penumpang
| Benny N Joewono | Senin, 6 September 2010 | 22:55 WIB
|
Share:
Robert Adhi Ksp/KOMPAS Ilustrasi : Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Angkutan Udara Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carrier Association/INACA) menyebutkan, hingga H-4, belum ada lonjakan penumpang yang signifikan.

"Sampai H-4 ini lancar-lancar saja dan belum ada lonjakan penumpang signifikan. Masih banyak tempat duduk yang belum terjual," kata Ketua Umum INACA, Emirsyah Satar di Jakarta, Senin (6/9/2010).

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono. Oleh karena itu, Emirsyah memperkirakan, puncak mudik angkutan udara pada H-2 dan H-1.

"Kita khawatir, jika dari H-7 sampai H-4 masih sepi, penumpukan akan terjadi pada H-1 dan H-2," katanya.

Padahal, anggota INACA pada musim angkutan lebaran tahun ini menyiapkan 727 kali penerbangan ekstra dengan 228.247 tempat duduk.

Senada dengan Emirsyah, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono juga memperkirakan, pola pergerakan penumpang udara juga akan seperti tahun lalu.

"Puncaknya kalau udara itu biasanya mulai H-2 hingga H-1," kata Bambang.

Bambang juga berharap, pencapaian penumpang akan tembus dua juta orang atau tumbuh 15 persen dibanding realisasi tahun lalu sebesar 1,7 juta orang.

Total armada angkutan udara tahun ini mencapai 244 pesawat atau lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 226 unit pesawat.

Bambang juga mengaku, pihaknya telah mengeluarkan edaran kepada seluruh operator, baik itu bandara maupun maskapai agar ekstra waspada.

"Cuaca kan diperkirakan ekstrim. Jadi, semua diminta waspada. Pelayanan bandara sejauh mungkin optimal, tidak mati radar dan listriknya," katanya.

Sumber :
ANT