Minggu, 21 September 2014

/ Bisnis & Keuangan

BUMN

Direksi Indosat Dirombak

Selasa, 8 Februari 2011 | 15:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Indosat Tbk. memutuskan untuk mengganti jajaran komisaris dan direksi, di antaranya mengangkat Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Parikesit Suprapto, sebagai Komisaris operator telekomunikasi itu.

Presiden Direktur & CEO Indosat, Harry Sasongko, di Jakarta, Selasa (8/2/2011), mengatakan, korporasi kini diperkuat oleh seorang komisaris baru dan seorang direktur baru. "Kami berharap kehadiran mereka di Indosat akan semakin memberikan warna dan harapan yang lebih baik," kata Harry Sasongko.

Perombakan direksi dan komisaris itu dilaksanakan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dihadiri para pemegang saham.

Rapat tersebut menyetujui di antaranya pengangkatan Parikesit Suprapto yang juga Deputi Bidang Usaha Kementerian BUMN sebagai Komisaris terhitung sejak ditutupnya RUPSLB sampai 2012.

Selain itu, pihaknya juga menyetujui mengangkat Hans C Moritz sebagai direktur, efektif sejak 1 Mei 2011. "Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Bapak Jarman yang sebelumnya menjabat Komisaris, dan Bapak Stephen Edward Hobbs yang sebelumnya menjabat direktur atas pengabdian yang terbaik untuk Indosat," katanya.

Terhitung sejak 1 Mei 2011 sampai 2015, direksi perseroan Indosat adalah Harry Sasongko Tirtotjondro sebagai Dirut, Peter Wladyslaw K sebagai direktur, Hans C Moritz sebagai direktur, Fadzri Santosa sebagai direktur, dan Laszlo Imre Barta sebagai direktur.

Sementara sususan komisaris yakni HE Sheikh Abdullah Mohammed S.A. Al-Thani sebagai Komisaris utama dengan komisaris lainnya, yakni Nasser Mohd. A Marafif, Richard Farnsworth Seney, Rachmad Gobel, Rionald Silaban, dan Parikesit Suprapto.

Sementara komisaris independen yakni Soeprapto, Alexander Rusli, Thia Peng Heok George, dan Chris Kanter. Pihaknya akan mengumumkan hasil RUPSLB di media pada 10 Februari 2011. "Kami memiliki visi untuk menjadi operator pilihan utama pelanggan untuk seluruh kebutuhan informasi dan komunikasi," kata Harry.       Pihaknya bertekad meningkatkan kualitas layanan dan melakukan inovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi lebih dari 40 juta pelanggan selulernya (per-5 November 2010).


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: