Senin, 22 September 2014

/ Bisnis & Keuangan

Bunga

LPS Menaikkan Suku Bunga Penjaminan

Kamis, 10 Februari 2011 | 08:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Bank Indonesia minggu lalu menaikkan suku BI Rate sebesar 25 basis poin, kini giliran Lembaga Penjamin Simpanan yang menaikkan suku bunga penjaminannya. Hari Rabu (9/2/2011), Rapat Dewan Komisioner LPS memutuskan untuk menaikkan suku bunga penjaminan bank umum dalam simpanan rupiah sebesar 25 basis poin.

Suku bunga penjaminan atau tingkat bunga wajar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang terbaru dan berlaku pada periode 15/2/2011-14/5/2011 untuk bank umum adalah 7,25 persen untuk simpanan rupiah dan 2,75 persen untuk simpanan valuta asing (valas). Sementara tingkat bunga wajar untuk bank perkreditan rakyat (BPR) akan menjadi 10,25 persen.

Menurut Sekretaris LPS Iman NHB Pinuji, beberapa pertimbangan mendasari LPS menaikkan suku bunga penjaminan. "Relatif stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, kenaikan jumlah simpanan, dan antisipasi inflasi," ujarnya. Seperti diketahui inflasi pada Januari 2011 mencapai 7,02 persen YoY. Namun, menurut Iman, inflasi pada Februari dan Maret diperkirakan akan sedikit melandai.

Saat ini LPS merasa belum waktunya mengubah suku bunga wajar di BPR dan valas bank umum. "Bunganya masih relevan hingga Mei nanti. Memang setiap empat bulan akan ada evaluasi ketetapan bunga. Sekarang bunga BPR dan valas masih dalam kategori wajar," kata Iman. (Nina Dwiantika/Kontan)


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: