Sabtu, 20 Desember 2014

/ Bisnis & Keuangan

Investasi

RI Jajaki Investasi Migas di Timor Leste

Selasa, 22 Maret 2011 | 14:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia berminat melakukan investasi di Timor Leste. Beberapa sektor yang dilirik adalah pembangunan infrastruktur serta sektor minyak dan gas.

Demikian hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

"Ini sedang dipelajari prospeknya seperti apa. Pemerintah Indonesia menyambut positif undangan berinvestasi di Timor Leste," ujarnya kepada para wartawan.

Pada pertemuan bilateral tersebut, kedua kepala negara menandatangani lima nota kesepahaman (MoU) dan letter of intent. Kelima nota kesepahaman itu mencakup kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan diplomatik, peningkatan kapasitas dalam pekerjaan umum, pariwisata dan industri, pengembangan infrastruktur, serta kerja sama teknis desentralisasi. Sementara itu, LoI berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

Sementara itu, pemerintah Timor Leste menyatakan minatnya untuk membeli peralatan militer yang diproduksi di Indonesia. Atas hal ini, Faiza mengatakan, pemerintah Indonesia siap memberikan kredit ekspor.

Pada kesempatan tersebut, kedua kepala negara juga sepakat untuk mempercepat penyelesaian masalah perbatasan serta meningkatkan kerja sama di bidang manajemen perbatasan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dikatakan berlangsung dengan positif, produktif, dan penuh persahabatan. Turut mendampingi Xanana, antara lain Menteri Luar Negeri Zacarias da Costa, Menteri Ekonomi dan Pembangunan Joao Goncalves, Menteri Infrastruktur Pedro Lay da Silva, Menteri Pariwisata, Perdagangan dan Industri Gil Alves, Menteri Pertanian dan Perikanan Mariano Assanami Sabino, Menteri Pertahanan Julio Tomas Pinto, Panglima Angkatan Bersenjata Mayjen Taur Matan Ruak, Dubes Timor Leste untuk Indonesia Manuel Serrano, dan lainnya.

Sementara itu, Presiden SBY didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Panglima TNI Laksamanan Agus Suhartono, serta Sekretaris Kabinet Dipo Alam.


Editor : Erlangga Djumena