Jumat, 21 November 2014

/ Bisnis & Keuangan

Cetak Investor

BEI Gelar Sekolah Pasar Modal

Rabu, 13 April 2011 | 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal (SPM) 2011 , di Jakarta dan Surabaya. Di mana kelas pertama Jakarta dimulai hari ini, Rabu, 13 April 2011 .

"Untuk mencetak lebih banyak investor ritel di pasar modal yang tangguh. Jadi kalau cuma sekedar buka account siapa aja bisa," jelas Direktur Pengembangan Usaha BEI Frederica Widyasari, di Jakarta, Rabu ( 13/4/2011 ).

Mengenai SPM yang didukung oleh 4 perusahaan sekuritas, yaitu Kresna Securities, Etrading Securities, CIMB Securities, dan Mandiri Sekuritas, Frederica menyatakan apresiasinya, mengingat tidak semua perusahaan sekuritas mau turut ambil bagian.

"Nggak semua mau, karena ini kan komitmen mereka juga untuk educate," jelas Frederica.

Diadakannya SPM adalah untuk memajukan Pasar Modal Indonesia, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan informasi yang benar dan tepat dalam berinvestasi. Diharapkan melalui SPM, masyarakat dapat berminat untuk menekuni pasar modal sebagai media investasinya.

Frederica menambahkan, animo masyarakat pun meningkat untuk mengikuti SPM, yang tidak dipungut biaya ini. "Meningkat terus, pertamanya (tahun 2006 ) sekitar 5.000 (peserta). Tahun lalu (2010) 11.000, tahun sebelumnya (2009) 10.000. Nah, tahun ini kita maunya 15.000," jelasnya.

SPM ini terdiri dari 3 level pendidikan, yaitu basic, intermediate, dan advance. Untuk program edukasi basic, SPM menawarkan pengenalan akan investasi, pasar modal, reksadana, serta fraud di pasar modal dan kiat berinvestasi di pasar modal.

Rencananya, SPM akan dibuka 24 gelombang dengan kuota per gelombang yaitu 170 peserta, untuk wilayah Jakarta. Sedangkan Surabaya hanya memiliki 16 gelombang dengan kuota 100 peserta per gelombang. Untuk registrasi, BEI menyediakan layanan online melalui sekolahpasarmodal.idx.co.id.


Editor : Erlangga Djumena