Kamis, 21 Agustus 2014

/ Regional

Ikan Langka

Ikan Layar Langka Ini Panjangnya 2 Meter

Jumat, 3 Juni 2011 | 02:59 WIB

SANGATA, KOMPAS.com — Nelayan Bukit Pelangi Sangata Kutai Timur, Kalimantan Timur, menemukan dan menangkap dua ikan layar atau marlin saat memancing di kawasan Birah-birahan perairan Sangkulirang dengan panjang masing-masing 2,10 meter dan 1,96 meter serta berat 61 kilogram dan 57 kilogram.

"Ikan marlin itu kami tangkap bersamaan di kedalaman laut hanya lima meter, berwarna abu-abu bintik-bintik biru dan hitam, saat memancing di perairan Sangkulirang, Selasa (31/5/2011) dini hari," kata Jufri, warga RT 40 Dusun VII Bukit Pelangi, Sangata, Kamis (2/6/2011).

Ia yang saat itu memancing bertiga mengaku sangat senang karena bisa menemukan dan menangkap ikan jenis marlin yang merupakan ikan langka itu.

Jufri adalah nelayan asal Mamuju, Sulawesi Barat, tetapi memilih tinggal dan menjadi nelayan di Sangata sejak satu tahun lalu.

Ia menyatakan, saat mendapatkan ikan layar tersebut, cuaca terbilang lumayan bagus. Namun, angin cukup kencang.

"Kami tetap nekat karena hasil tangkapan sedikit. Beruntung kami bisa mendapat ikan layar (marlin) itu. Kami senang dan bangga dapat ikan langka, meskipun risikonya berat. Kapal kami nyaris oleng diterjang angin kencang," kata Jufri yang dibenarkan Asri, rekannya.

Malam itu, setelah mendapat ikan besar, mereka langsung bergeser ke pinggir pantai hingga pukul 04.15 Wita. Mereka kembali ke Sangata menjelang fajar setelah kecepatan angin mulai menurun.

"Saat kami merapat di pelabuhan Bukit Pelangi, ikan layar itu menjadi tontonan warga. Selama ini belum pernah ada yang menemukan jenis itu dengan berat hingga 60 kilogram dan panjang 2 meter lebih atau 100 kilogram lebih untuk dua ekor."

Asri dan Anwar, rekan satu kelompok Jufri, mengatakan tidak mengetahui harga ikan hasil tangkapannya karena langsung dibawa bos mereka selaku pemilik kapal.

"Kami tidak tahu harganya berapa sebab kami hanya mengetahui beratnya saat ditimbang. Setelah itu, ikan dinaikkan ke mobil bos. Jenis ikan lain, kami hanya dapat sedikit, tidak sampai 10 kilogram karena angin kencang," kata Asri.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: