Minggu, 21 Desember 2014

/ Bisnis & Keuangan

Waralaba

Investasi Rp 9,5 Juta, 4 Bulan Balik

Sabtu, 18 Juni 2011 | 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbisnis waralaba dengan investasi awal Rp 9,5 juta, TCO Coffee dapat memberikan keuntungan bersih Rp 2,95 juta per bulan. Balik modal bahkan dapat dicapai dalam waktu empat bulan.

"Ini (balik modal) dapat dicapai dalam empat bulan untuk kondisi sepi," ungkap karyawan marketing TCO Coffee, Heru, kepada Kompas.com, di International Franchise Expo (IFRA) 2011, Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (18/6/2011).

Saat ini bisnis waralaba yang terbentuk pada 6 Juli 2006 tersebut telah mencapai 258 cabang di seluruh Indonesia. "Di Jakarta, sudah ada puluhan (cabang)," katanya. Usaha TCO Coffee di wilayah DKI Jakarta pertama kali didirikan di Cilandak KKO, Jakarta Selatan.

Bahkan untuk menunjang pertumbuhan, usaha yang didirikan oleh pasangan suami-istri asal Makassar, Ria dan Anca, itu telah mendirikan pengepakan kopi dan teh berlogo sendiri di kawasan Cinere, Depok.

Apa bedanya dari usaha sejenis? Heru menyebutkan, salah satunya yaitu pemakaian alat buat krim (kopi) yang biasanya dipakai di restoran-restoran besar. Ketika ditanya apakah hal tersebut menjadi harga produk mahal, ia pun menjawab bahwa untuk alat tersebut, TCO telah bekerja sama dengan penyuplainya.

Hal yang menarik dari usaha ini memang jangka waktu balik modal yang terbilang cepat. Jangka waktu empat bulan pun dicapai dalam kondisi yang sepi. "Pokoknya jual 100 cup per hari, dengan rata-rata harga Rp 5.000 per cup, sudah bisa dapat untung itu (Rp 2,95 juta per bulan)," ujar Heru.

Sebenarnya, TCO menawarkan dua jenis kerja sama, yaitu beli-putus dan investasi. Beli-putus, lanjut dia, yaitu mitra tinggal beli gerobak dan bahan sebagai media jualan. Mengenai tempat atau lokasi menjadi pilihan dari mitra.

"Investasi itu, mitra tinggal inves. Semua pengelolaan dari kami. Nanti kita tinggal bagi hasil," tambah Heru.

Kerja sama ini disebut dengan Mitra Share Mobile, yang menggunakan konsep kemitraan syariah. Namun, Heru menyebutkan, kerja sama ini terbatas jumlahnya dibandingkan beli-putus. 

Selain waralaba ini, TCO Coffee akan mendistribusikan produknya ke supermarket hingga pasar tradisional yang direncanakan tahun depan. Selain usaha kopi ini, TCO juga berekspansi ke usaha lain, seperti rental mobil, toko obat, digital print, hingga distribusi barang.


Editor : Agus Mulyadi