Kendalikan Perumahan Kecil yang Menjamur - Kompas.com

Kendalikan Perumahan Kecil yang Menjamur

Kompas.com - 04/08/2011, 07:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berkembangnya kota-kota baru yang dianggap belum bisa berbagi beban masalah kependudukan dengan Jakarta sebagai kota induk, kini mulai menjamur kawasan perumahan kecil yang mendatangkan masalah baru.

Perumahan skala kecil dan menengah itu tumbuh pesat di daerah Cilebut dan Bojong Gede di Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Di Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang juga menggejala hal yang sama.

Ketua Jurusan Perencanaan Kota dan Real Estat Universitas Tarumanagara Suryono Herlambang, arsitek lanskap Nirwono Joga, praktisi pengembangan perumahan Real Estat Indonesia, Hari Ganie, serta Guru Besar Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Tommy Firman, Rabu (3/8), berpendapat, perumahan kecil cenderung minim fasilitas publik, terutama drainase, akses jalan, dan angkutan umum.

"Mereka sebenarnya ikut menjawab kebutuhan perumahan warga Jabodetabek, tetapi jika dibiarkan, akan memunculkan masalah besar," kata Suryono.

Berdasarkan pengamatan Kompas di kota/kabupaten di sekitar Jakarta dalam sepekan terakhir, terlihat banyak kompleks perumahan kecil muncul di tengah perkampungan, di atas situ, dan di lahan kosong tempat pembuangan sampah atau rawa.

Kehadiran kawasan ini yang nyaris minim fasilitas justru menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan lalu lintas, kurangnya ketersediaan air, hingga masalah sosial. (NEL/BRO/NDY/GAL)

Baca artikel selengkapnya di laporan utama Kompas edisi Kamis (4/8/2011).


EditorTri Wahono

Close Ads X