Rabu, 1 Oktober 2014

/ Bisnis & Keuangan

Infrastruktur

Majalengka Siapkan Bandara Internasional

Minggu, 7 Agustus 2011 | 18:37 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Kawasan seluas 500 hektar di daerah Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, telah dibebaskan untuk dijadikan bandar udara baru yang mampu menampung penerbangan domestik dan internasional. Bandar udara ini diharapkan menjadi pengganti bandar udara internasional Soekarno-Hatta, Banten.

"Lahan yang sudah dibebaskan seluas 500 hektar dan akan ditambah lagi 300 hektar tahun ini. Sudah ada investor dari India yang berminat membangun bandara ini, mulai dari fasilitas fisik sampai operasional. Nanti dia bisa bekerja sama dengan Angkasa Pura," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/8/2011), seusai kunjungan kerja ke PT Pindad, badan usaha milik negara penghasil persenjataan, kendaraan tempur, dan amunisi.

Menurut Hatta, izin pembangunan bandar udara Kertajati itu sudah dia berikan sejak dirinya masih menjabat sebagai menteri perhubungan tahun 2004. Namun, hingga saat ini, realisasi pembangunannya masih terhambat karena masalah pembiayaan.

"Waktu itu, saya berikan izin untuk dibuka saja pembiayaannya kepada swasta, tidak didukung APBN. Namun, sekarang tidak masalah karena investor yang berminat sudah mulai ada," ujarnya.

Bandar udara ini akan memenuhi syarat komersialnya jika ada jalan tol yang dibangun dari Bandung menuju Majalengka.

"Dengan demikian, bandara ini tidak jauh dari Cirebon dan Bandung. Bahkan, dari Jakarta pun tidak terlalu jauh," katanya.


Editor : Pepih Nugraha