Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Lada Berjangka di India Ditutup Melemah

Kompas.com - 12/12/2011, 15:19 WIB
Eny Prihtiyani

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pada penutupan perdagangan di NCDEX (National Commodity and Derivatives Exchange) India harga lada ditutup melemah.

Harga lada untuk penyerahan Desember 2 011 ditutup pada level harga 35.295 Rupee per ton dari harga sebelumnya 35.485 Rupee per ton. Kecenderungan penurunan ini disebabkan penurunan di pasar modal ditambah dengan melemahnya rupee terhadap dolar.

Sementara itu, selama Januari November 2011 Vietnam telah mengekspor 115.130 ton lada, terdiri dari 97.454 ton Lada hitam dan 17.676 ton Lada putih, sedangkan India mengekspor 20.600 ton. Vietnammenghasilkan 110 000 ton setiap tahun, sementara produksi India adalah sekitar 45.000 ton.

Dari dalam negeri, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi melaporkan akibat berkurangnya pasokan lada di Pangkalpinang membuat harga lada melambung.

Harga lada berkisar pada level Rp 76.000 per kilogram. Pasokan lada putih berkurang karena hasil panen petani menurun selama ke marau panjang kemarin dan musim panen belum tiba, sehingga saat ini persediaan Lada di tingkat petani makin menipis.

Berdasarkan data luas areal perkebunan l ada selama periode 2000 hingga 2010 terus berkurang hingga 70 persen. Luas perkebunan lada pada 200 0 mencapai 80.000 hektar, namun pada 2010 menurun menjadi 35.824 hektar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Whats New
KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

Whats New
Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

Whats New
Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Whats New
Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Whats New
Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Whats New
Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Whats New
Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Whats New
Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Whats New
Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Whats New
Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Whats New
KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

Whats New
Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Whats New
Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com