Rabu, 23 Juli 2014

/ Bisnis & Keuangan

PLN Akan Membangun PLTA Cisokan

Rabu, 14 Desember 2011 | 17:15 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan kapasitas 4 x 260 Mega Watt (MW) di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hal ini menyusul ditandatanganinya perjanjian pinjaman lunak antara Pemerintah RI dengan Bank Dunia dan perjanjian proyek antara PLN sebagai executing agency dengan IBRD 29 November lalu.

Hal ini dilaksanakan karena PLN telah memenuhi persyaratan-persyaratan pinjaman antara lain evaluasi dampak lingkungan, rencana manajemen lingkungan, rencana implementasi projek, serta surat keputusan penetapan lokasi.

"Semua syarat itu untuk menjamin agar pelaksanaan konstruksi dan operasi PLTA nantinya dapat berjalan dengan baik," kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN Bambang Dwiyanto, dalam siaran pers, Rabu (14/12/2011), di Jakarta.

PLTA Upper Cisokan 4x260 MW ini adalah PLTA dengan sistem pumped storage pertama di Indonesia. Total biaya proyek 800 juta dollar AS, terdiri dari pinjaman sebesar 640 juta dollar AS untuk pekerjaan utama dan APLN/APBN 160 juta dollar AS untuk pekerjaan prasarana dan pembebasan tanah.

PLTA ini mempunyai dua waduk yaitu reservoir yaitu waduk atas dan waduk bawah. Pola operasi PLTA : pada waktu beban puncak antara pukul 17.00-22.00 air akan dilepas dari waduk atas ke waduk bawah untuk menghasilkan listrik. Sebaliknya pada waktu di luar beban puncak, air akan dipompakan kembali dari waduk bawah ke waduk atas dengan memanfaatkan energi dari sistem Jawa Bali.

Jadi PLTA ini bisa beroperasi sepanjang tahun, tidak tergantung debit sungai dan musim, tanpa mengganggu debit sungai dan irigasi di sekitarnya. "Kalaupun dibutuhkan tambahan air, hanya digunakan sedikit air untuk mengatasi penguapan di waduk itu," kata dia menambahkan. PLTA pomped storage memiliki nilai keekonomisan yang tinggi.

Saat menghasilkan listrik, dianggap sebagai pengganti pembangkit PLTG dengan BBM yang sangat mahal. Sedangkan untuk memompa dipakai listrik dari PLTU batubara yang relatif murah.

Surat Keputusan Penetapan Lokasi dari Gubernur Jawa Barat telah terbit tanggal 27 Oktober 2011, dan Loan Agreement ditandatangani tanggal 29 November 2011, dengan demikian Proyek PLTA Upper Cisokan sudah bisa mulai dibangun.

PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4x260 MW diharapkan mulai beroperasi tahun 2016 untuk membantu memenuhi kebutuhan beban puncak sistem Jawa Bali yang saat ini hampir mencapai 20.000 MW dan diprediksi pada tahun 2016 akan mencapai 29.000 MW. 


Penulis: Evy Rachmawati
Editor : Robert Adhi Ksp