Selasa, 21 Oktober 2014

/ Bisnis & Keuangan

Ekspor

Selotif RI Dapat Bebas Bea Masuk di AS

Selasa, 3 Januari 2012 | 16:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Produk selotip Indonesia mendapat keringanan bea masuk dari Amerika Serikat karena mendapat fasilitas Generalized System of Preference. Bea masuk ditetapkan nol persen.

Keringanan tersebut diharapkan bisa memacu ekspor selotip ke negeri Paman Sam tersebut. Tanpa fasilitas GSP selotip kita bisa dikenai bea masuk 5,2 persen.

"Hal ini adalah hasil diplomasi perdagangan kita. Selama ini nilai ekspor selotip ke AS berkisar 13,6 juta dollar AS," kata Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional, Gusmardi Bustami, di Jakarta, Rabu (3/1/2012).

Sebelumnya, Pressure Sensitive Tape Council (PSTC) yang bertempat di Illinois, mengeluarkan petisi untuk mengeluarkan produk selotip Indonesia dari fasilitas GSP dengan alasan kecanggihan industri Indonesia dan harga murah.

Namun demikian, setelah melakukan penilaian terhadap petisi tersebut, AS akhirnya memutuskan untuk menolak petisi PSTC atas produk selotip Indonesia, karena alasan yang diajukan pihak PSTC terbukti tidak benar.

Selain itu, pihak AS juga melihat bahwa berdasarkan aturan GSP, pada 2010, produk selotip asal Indonesia tidak melewati batas jumlah produk impor yang diperbolehkan bagi penerima fasilitas GSP AS.

Pertimbangan lainnya bagi AS untuk menolak petisi tersebut adalah tidak adanya dampak yang jelas dari impor produk selotip Indonesia, bagi kelangsungan industri selotip di AS.


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Agus Mulyadi