Rabu, 22 Oktober 2014

/ Bisnis & Keuangan

Suku Bunga

BRI Turunkan Suku Bunga Kredit

Selasa, 3 Januari 2012 | 18:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menurunkan suku bunga pinjamannya. Ini terlihat dari pengumuman suku bunga dasar kredit (SBDK) yang dikeluarkan BRI pada 31 Desember 2011.

"Untuk kredit korporasi BRI, turun 68 bps (basis poin), dari 10,68 persen posisi Maret tahun lalu menjadi 10 persen per 31 Desember 2011. Disusul kredit ritel turun 111 bps, menjadi 11,75 persen per 31 Desember 2011, dari posisi Maret 2011, yaitu 12,86 persen," kata Sekretaris Perusahaan Bank BRI, Muhamad Ali, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (3/1/2012).

Ia juga menyebutkan, penurunan terbesar terjadi pada kredit konsumsi untuk KPR yang mencapai 124 bps dari posisi Maret 2011 sebesar 11,49 persen menjadi 10,25 persen pada 31 Desember 2011. Sementara kredit konsumsi non-KPR turun 75 bps dari 13 persen posisi Maret 2011 menjadi 12,25 persen untuk posisi 31 Desember 2011.

Penurunan tersebut, lanjut Ali, merupakan kelanjutan dari upaya BRI menyediakan pinjaman bagi masyarakat dan dunia usaha yang lebih kompetitif dan terjangkau. Dengan turunnya suku bunga pinjaman ini, BRI berharap ekspansi kredit perseroan akan meningkat. Selain itu, pergerakan dunia usaha dan sektor riil serta konsumsi yang sifatnya produktif juga dapat berkembang.

"Konsistensi BRI dalam menawarkan pinjaman yang kompetitif kepada masyarakat, menunjukan komitmen yang berkelanjutan dalam melakukan efisiensi" tambah dia.

Sepanjang kuartal III-2011, BRI sendiri telah berhasil mencapai pertumbuhan kredit sebesar 20,83 persen, atau RP 47,63 triliun, dari kuartal sama pada 2010. Sehingga penyaluran kredit hingga kuartal tersebut mencapai Rp 276,32 triliun. Pendorong utama pertumbuhan kredit tersebut yakni usaha mikro, kecil, dan menengah. Kredit mikro BRI telah mencapai Rp 87,81 triliun pada kuartal III-2011, atau tumbuh 32,65 persen dari kuartal III-2010.


Penulis: Ester Meryana
Editor : Latief