Senin, 1 September 2014

/ Bisnis & Keuangan

Kementerian Perdagangan Surati Ditjen Bea Cukai

Jumat, 6 Januari 2012 | 18:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perdagangan melayangkan surat ke Direktorat Jenderal Bea Cukai agar para eksportir diberi tambahan waktu untuk mengurus nomor identitas kepabeanan (NIK). Selama masa tersebut, barang ekspor jangan ditangani di pelabuhan karena menciptakan tambahan biaya baru.

"Jangan sampai aturan yang bagus tersebut menjadi belenggu hanya karena minim sosialisasi sehingga para pengusaha terlambat mengurus. Kami minta ada penambahan waktu sampai pengurusan NIK selesai. Para pengusaha punya niat baik untuk mengurus dan itu harus didukung," tutur Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh, Jumat (6/1/2012), di Jakarta.

Dia mengatakan, masih banyak eksportir yang belum memiliki NIK. Mereka terlambat mengurus karena minimnya sosialisasi. "Jangan sampai NIK menjadi penghambat ekspor. Apalagi sekarang situasi ekspor lagi melambat," ujarnya.

 


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Nasru Alam Aziz