Sabtu, 1 November 2014

/ Bisnis & Keuangan

Harga Kakao Naik Tajam

Rabu, 11 Januari 2012 | 10:56 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Setelah sempat turun, harga kakao pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures, Rabu (11/1/2012) dini hari, akhirnya mengalami peningkatan.

Kenaikan tersebut dipicu oleh adanya sentimen positif yang datang dari laporan bahwa para pekerja di perkebunan kakao di Nigeria melakukan aksi mogok kerja pada hari ini. Mereka menuntut adanya kebijakan kenaikan upah harian pada beberapa perusahaan, seperti Hershey Co, Nestle SA, dan Barry Callebaut AG.

Kakao berjangka untuk bulan Maret di ICE naik sebesar 163 dolar (7,5 persen) dan berakhir pada posisi 2.333 dollar AS per metrik ton. Harga kakao berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret di NYSE London juga mengalami kenaikan lebih besar secara persentase. Harga kakao tersebut menguat sebesar 116 poundsterling (8,12 persen) dan berakhir pada posisi 1.544 poundsterling per ton.

Nigeria adalah salah satu negara produsen kakao terbesar di dunia setelah Pantai Gading, Ghana, dan Indonesia. Setelah krisis finansial di Eropa, harga kakao terpantau mengalami tekanan yang cukup signifikan seiring dengan menurunnya permintaan komoditas pangan di kawasan tersebut.


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Robert Adhi Ksp
Sumber: