Senin, 24 November 2014

/ Bisnis & Keuangan

Persetujuan Pemerintah Thailand Pengaruhi Harga Karet

Kamis, 26 Januari 2012 | 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga karet pada perdagangan di Tokyo kemarin mengalami peningkatan didorong oleh persetujuan Pemerintah Thailand  menopang harga, ditambah dengan pelemahan yen yang memberikan dukungan pada peningkatan harga. Di bursa Tocom, harga Karet untuk kontrak penyerahan Juni ditutup pada 316,5 yen atau meningkat 2,3 yen (0,7 persen) .

Kenaikan harga didorong oleh informasi yang menyatakan pemerintah Thailand yang merupakan produsen Karet terbesar di dunia, pada hari Selasa (24/1) menyetujui anggaran sebesar 15 Miliar baht (477 juta dollar AS) untuk membeli karet jenis USS3 dari petani.

Informasi ini juga memberikan dorongan pada peningkatan harga Karet di India. Saat itu harga Kar et mengalami kenaikan sebesar 3 persen ke level tertinggi sejak 3 bulan karena dorongan dukungan dari Thailand ditambah faktor minyak yang memberikan dorongan ta mbahan peningkatan harga karet.

Thailand merupakan produsen Karet terbesar telah menyetujui anggaran untuk menopang harga. Harga Karet diperkirakan akan naik lebih tinggi jika China akan kembali aktif di pasar setelah liburan imlek.

Data bursa 20 Januari berdasar survei dari 9 gudang di Shanghai, Shandong, Yunnan, Hainan dan Ti a njin menunjukkan persediaan Karet alam yang dipantau oleh Shanghai Futures Exchange turun untuk pertama kalinya dalam enam minggu, turun 120 ton menjadi 34.149 ton. Turunnya persediaan kemungkinan tanda bahwa pembeli China berhati-hati mengisi stok di ten gah harga Karet yang naik dan ketidakpastian tentang prospek penjualan mobil.

Harga karet di pasar spot Bangkok menurut informasi di International Rubber Price menunjukkan Karet j enis RSS-1 diperdagangkan pada 402,10 dollar AS per 100 kg atau meningkat 10, 43 dollar ASper 100 kg.

Sementara itu menurut informasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kamis (26/1/2012) harga karet di Palembang diperdagangkan pada Rp33.285/kg. Harga jual komoditas Karet alam jenis slab bersih kadar karet kering (KKK) di pasaran Kota Jambi, juga mengalami kenaikan.

Karet yang merupakan komoditas andalan Provinsi Jambi diperdagangkan di pasar lelang setempat, untuk semua jenis naik Rp 100/kg Rp 200/kg. Harga Karet slab bersih 100 persen berada pada level harga Rp 29.500/kg yang sebelumnya juga naik jadi Rp 29.300/kg, slab bersih 70 persen berada pada level Rp 20.650/kg dan Rp 14.750/kg untuk Karet slab bersih 50 persen. 


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Robert Adhi Ksp