Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 21:48 WIB
PASAR MODAL
Global Tahan Penguatan Lebih Tinggi IHSG
Robertus Benny Dwi Koestanto | Robert Adhi Ksp | Jumat, 27 Januari 2012 | 08:27 WIB
|
Share:
Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah relatif stabilnya perekonomian domestik, Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi untuk terus menguat. Namun, masa depan kondisi perekonomian global yang masih rawan menjadikan respons investor di bursa domestik tak menentu. Kondisi ini menjadi penghalang penguatan lebih tinggi IHSG, termasuk pada Jumat (27/1/2012).  

 

Penguatan di bursa Wall Street semalam kembali tertahan. Rendahnya angka penjualan properti serta beragamnya laporan keuangan korporasi di negeri Paman Sam melatarbelakangi kondisi itu. Ini mengikuti arah bursa-bursa Eropa yang mayoritas juga memerah.  

 

Indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 22,33 poin (0,18 persen) ke level 12.734,63. Indeks S&P 500 juga turun 7,63 poin (0,58 persen) ke level 1.318,43 dan Nasdaq melempem 13,03 poin (0,46 persen) ke level 2.805,28.  

 

Bursa regional Asia pagi ini terpantau bervariasi. Indeks Nikkei 225 naik 0,05 persen, sementara Kospi turun 0,09 persen.  

 

Kemarin IHSG hari ini ditutup naik 19,83 poin (0.50 persen) ke level 3.983, 43 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,7 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp 3,6 triliun. Hanya sektor industri dasar dan perdagangan yang turun. Tercatat sebanyak 122 saham menguat, 86 saham melemah, 118 saham tidak berubah, dan 121 saham tidak diperdagangkan sama sekali.  

 

Saham-saham yang menempati posisi top gainers adalah BBCA, PNBN, TLKM, BUMI, dan INCO. Sementara saham-saham yang menempati posisi top looser adalah SMGR, UNTR, IMAS, BBNI, dan AMRT. Asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 84,88 miliar.

 

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, kemarin IHSG berhasil rebound dengan resistance terdekat saat ini berada di level 4. 001. Dari pergerakan indikator teknikal, Stochastic masih bergerak downtrend dan RSI mencoba untuk bergerak reversal. Pada perdagangan akhir pekan ini diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3.947-4 .028 dengan kecenderungan menguat.