Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 14:54 WIB
Jerman, Mitra Dagang Penting bagi Indonesia
Ester Meryana | Kistyarini | Sabtu, 28 Januari 2012 | 12:27 WIB
|
Share:
KOMPAS/LASTI KURNIA Gita Wiryawan.

FRANKFURT, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan, Jerman adalah mitra dagang terbesar Indonesia di Uni Eropa. Gita pun mengapresiasi Jerman yang bisa mampu bertahan di tengah krisis utang yang melanda kawasan tersebut.

"Jerman adalah salah satu mitra dagang dan investasi penting bagi Indonesia," ujar Gita, dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/1/2012).

Dalam pertemuan dengan para pemimpin bisnis Jerman, Gita memaparkan perkembangan ekonomi Indonesia. Promosi bahwa Indonesia berpotensi sebagai negara tujuan investasi pun dilakukan Gita yang masih menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Indonesia saat ini merupakan salah satu lokasi tujuan investasi yang menarik di dunia, terbukti dengan naiknya tingkat investasi Indonesia berdasarkan penilaian Fitch dan Moody's, dua lembaga pemeringkat ternama dunia," tambah dia.

Gita menerangkan kepada pelaku usaha setempat bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil, populasi pun didominasi oleh kaum muda, jumlah kelas menengah juga kian meningkat. Ini diharapkan memberikan daya tarik bagi pengusaha internasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di antara negara-negara lain. Poin yang juga penting adalah Indonesia juga mampu bertahan dari derasnya dampak lanjutan krisis utang Eropa dan Amerika Serikat.

Untuk diketahui, nilai perdagangan bilateral Jerman-Indonesia pada tahun 2010 mencapai 5,99 miliar dollar AS. Ekspor Indonesia ke Jerman tercatat sebesar 2,78 miliar dollar AS selama Januari-Oktober 2011. Ini naik 14,84 persen dari periode yang sama tahun 2010. Impor Indonesia dari Jerman pun terbilang besar yakni 2,84 miliar dollar AS dalam periode yang sama.