KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Menteri Keuangan, Agus DW Martowardojo.
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo meminta seluruh pihak untuk bersabar menunggu keputusan final pemerintah dalam kebijakan bahan bakar minyak. Hingga saat ini, pemerintah tetap menjalankan amanat Undang-Undang APBN 2012 yang menghendaki pengendalian volume BBM, bukan menaikkan harga BBM.
”Soal BBM belum ada yang bisa disampaikan. Iya. Pokoknya sabar ya,” ujar Agus kepada wartawan yang menanyai perkembangan kebijakan BBM, Jakarta, Selasa (31/1/2012). Saat itu wartawan menanyakan sikap pemerintah yang jelas karena masyarakat membutuhkan informasi secepat mungkin agar dapat mengantisipasi segala sesuatunya.
Menurut Agus, pemerintah tetap berupaya agar volume BBM pada tahun 2012 tidak melebihi 40 juta kiloliter. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah berusaha mencari alternatif energi dalam bentuk gas agar menggantikan BBM bersubsidi yang dicabut subsidinya pada 1 April 2012.
”Seandainya ada pembahasan antara pemerintah dan DPR, itu sifatnya masih wacana. Jadi belum bisa disampaikan apa-apa. Anda sebaiknya jangan meng-cover (memberitakan) bagian itu terus, nanti rakyatnya bingung,” ujarnya.

