Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 22:01 WIB
TBIG Implementasikan Generator Ramah Lingkungan
Haryo Damardono | Robert Adhi Ksp | Jumat, 3 Februari 2012 | 18:43 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sukses menyediakan infrastruktur telekomunikasi untuk penempatan BTS para operator telekomunikasi Indonesia, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk atau TBIG, terus melangkah maju menyediakan solusi infrastruktur telekomunikasi termasuk penyediaan catu daya BTS seluler di wilayah yang memerlukan pasokan energi alternatif.

Sejak 2010 TBIG telah menyediakan layanan catu daya BTS seluler, dan kini TBIG menggandeng Ascot International, sebuah perusahaan penyedia sistem Generator Ramah Lingkungan terkemuka dari Italia.

Herman Setya Budi, Presiden Direktur TBIG, Jumat (3/2/2012) menjelaskan bahwa solusi infrastruktur tersebut adalah Generator Hybrid atau biasa disebut juga Charge Discharge (CDC) - generator penyedia energi untuk BTS seluler ramah lingkungan.

"Generator Hybrid atau CDC dari ASCOT ini hanya mengoperasikan generator tidak lebih dari 6 jam sehari dan selebihnya listrik disuplai oleh bateri hingga satu hari penuh. Oleh karenanya sistem ini ramah lingkungan dan efisien karena mengurangi pengoperasian genset dari 24 jam ke 6 jam per hari," kata dia.

Lebih lanjut Herman menjelaskan, pada kawasan-kawasan tertentu di Indonesia pembangunan jaringan komunikasi seluler terkendala ketidaktersediaan jaringan listrik yang memadai sehingga pengembangan layanan komunikasi selulerpun terganggu.

Menurut Gusandi Sjamsudin, Chief Product Development & Innovation TBIG, Generator Hybrid yang dibutuhkan harus ramah lingkungan sekaligus dapat memberikan efisiensi operasional.

"Karena implementasi Generator Hybrid akan selalu pada wilayah-wilayah remote, maka selain persyaratan irit bahan bakar dan rendah emisi gas buang CO2 kami juga mempersyaratkan kehandalan sistem dan kemudahan operasional. ASCOT sudah menunjukan track record kinerjanya di beberapa negara lain dan kini diimplementasikan di Indonesia pada infrastruktur kami," kata dia.

TBIG merupakan perusahaan infrastruktur telekomunikasi pertama di Indonesia dengan generator ramah lingkungan ini hingga ke tahap operasional. Sekarang ini, generator ramah lingkungan ini sudah digunakan di empat kawasan, yaitu Unurumguay-Jayapura, Talaud-Manado, Kairatu-Ambon dan Palu. Herman menekankan, penggunaan generator ramah lingkungan ini juga merupakan bentuk kepedulian TBIG pada lingkungan.

"TBIG memiliki komitmen untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan," kata dia.

Sementara itu, Michele Greca, CEO Ascot International mengatakan  Generator Hybrid dari Ascot memang dirancang untuk kawasan remote namun tetap memberi kemudahan dan efisiensi dalam pengoperasiannya.

"Karena kemudahan pengoperasiannya, penggunaan generator ini sangat cocok untuk geografi Indonesia dimana penyebaran pengguna telekomunikasinya menjangkau hingga ke wilayah remote dan kepulauan," ujar Michele.

Ia menambahkan, kerjasama dengan TBIG merupakan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak. Michele Greca CEO Ascot International berharap kerjasama ini terus dikembangkan.