SHUTTERSTCOK.COM
Ilustrasi
SHANGHAI, KOMPAS.com - Tingkat inflasi China selama bulan Januari 2012 melonjak melebihi target. Kenaikan itu karena semakin mahalnya harga bahan makan an selama perayaan dan liburan Tahun Baru China pada 22-28 Januari 2012.
Biro Statistik Nasional China mengumumkan, harga konsumen naik 4,5 persen dari tahun sebelumnya. Sektor makan an menyumbang angka terbesar, naik 10,5 persen.
Tingginya angka inflasi itu melebihi estimasi 33 ekonom yang disurvei Bloomberg rata-rata 4 persen. Ini juga melebihi target pemerintah sebesar 4 persen pada tahun ini, serta inflasi Desember 2011 4,1 persen. "Saat perayaan tahun baru, semua pabrik tutup, sedangkan konsumsi meningkat," kata Chang Jian, Ekonom Barclays Capital Hong Kong.
Lonjakan inflasi itu harus jadi perhatian utama pemerintah. Soalnya, inflasi bisa kembali meningkat karena kenaikan harga komoditas dan rebound pertumbuhan ekonomi bila situasi Eropa membaik. Apalagi, pemerintah juga telah menaikkan harga bahan bakar ritel. (Adi Wikanto/Kontan)

