SHUTTERSTOCK
NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah West Texas Intermediate terus melaju pada perdagangan Selasa (22/2/2012) waktu New York atau Rabu pagi WIB. Pandangan positif terhadap ekonomi Yunani dan permasalahan Iran dengan negara-negara Barat masih menjadi pendorongnya.
Harga minyak WTI untuk pengantaran Maret naik 2,60 dollar AS menjadi 105,84 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange. Kontrak Maret ini berakhir Selasa waktu setempat. Sedangkan, minyak Brent naik 1,61 dollar AS, atau 1,3 persen, menjadi 121,66 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.
"Ada banyak bantuan terkait situasi Yunani dalam pasar, dan Iran membuat banyak gangguan," ucap Kyle Cooper, Direktur Penelitian IAF Advisors, di Houston.
Yunani berhasil mendapatkan dana talangan keduanya sebesar 130 miliar euro. Dana talangan ini telah disetujui oleh para menteri keuangan di zona euro sebagai langkah untuk melepaskan zona euro dari krisis utangnya.
"Persetujuan Yunani telah meningkatkan optimisme akan ekonomi (zona euro)," tambah Kyle.
Di sisi lain, Iran menghentikan ekspor minyak mentahnya ke Perancis dan Inggris. Langkah Iran tersebut untuk menanggapi sejumlah sanksi yang telah dan akan dikenakan kepada negara pengekspor kedua terbesar di antara negara-negara OPEC ini terkait proyek nuklirnya.

