Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 19:27 WIB
Tembus Rekor Lagi, Harga Minyak 106 Dollar AS
Ester Meryana | Tri Wahono | Kamis, 23 Februari 2012 | 06:54 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak terus melambung pada perdagangan di New York, Rabu (22/2/2012) waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

Salah satu yang diduga turut mendorong kenaikan harga minyak mentah adalah dilarangnya official Badan Atom Dunia atau International Atomic Energy Agency (IAEA) memasuki pangkalan militer Iran. Lembaga itu pun mengatakan bahwa negosiasi terkait proyek nuklir Iran tidak mampu menyelesaikan permasalahan.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran April naik 3 sen menjadi 106,28 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange. Ini harga penetapan tertinggi sejak 4 Mei 2011. Sedangkan, minyak Brent naik 1,24 dollar AS, atau 1 persen, menjadi 122,90 dollar AS per barrel, di ICE Futures Europe exchange, London.

"Kami hanya menonton kisah Iran bermain," sebut Tim Evans, analis energi di Citi Futures Perspective, New York. Menurut dia, apa yang terjadi di pasar akan bergantung pada perkembangan di Iran.

Harga minyak mentah berjangka juga naik untuk hari kelima setelah IAEA, selaku lembaga nuklir milik Persatuan Bangsa-Bangsa, mengatakan, Iran menolak permohonan ijin para inspektor untuk mengunjungi pangkalan militer Parchin selama dua hari negosiasi yang berakhir Selasa (21/2/2012) waktu setempat.

Harga minyak sedikit turun pada pukul 4.32 PM, Rabu waktu New York menjadi 106,02 dollar AS per barrel. Ini karena American Petroleum Institute melaporkan, persediaan minyak mentah naik 3,55 juta barrel dari 341,4 juta barrel pada minggu lalu. Sekalipun turun, harga minyak tetap bertengger di level 106 dollar AS per barrel.

Sumber :