Shutterstock
Ilustrasi
TOKYO, KOMPAS.com - Pergerakan euro pagi ini semakin perkasa. Bahkan, euro menyentuh level terkuat dalam sepuluh minggu terakhir terhadap dollar AS. Pada pukul 08.36 waktu Tokyo, euro tak banyak mencatatkan perubahan di posisi 1,3373 dollar AS dari posisi kemarin. Namun, pada transaksi sebelumnya, posisi euro sempat menyentuh level 1,3379 dollar AS, level tertinggi sejak 12 Desember lalu.
Sementara itu, nilai tukar euro berada di level 106,90 yen dari 106,98 kemarin. Sedangkan mata uang yen berada di posisi 79,94 per dollar dari posisi 80 sebelumnya.
Penguatan euro terjadi sebelum data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jerman akan tumbuh selama delapan kuartal berturut-turut. Berdasarkan hasil survei Bloomberg, tingkat Produk Domestik Bruto Jerman kemungkinan akan tumbuh 1,5% pada kuartal empat dibanding tahun sebelumnya.
"Kecemasan investor masih terfokus pada pertumbuhan Eropa. Jika perekonomian Jerman tumbuh positif, berarti, Eropa mampu menghadapi krisis dengan sangat baik," jelas Chris Weston, institutional dealer IG Markets di Melbourne. Dia memprediksi, secara teknikal, target euro adalah 1,3425 dollar AS (Barratut Taqiyyah/Kontan).

