Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:55 WIB
Rekening Gendut
Fuad: Jangan Sebut Angka Sebelum Jelas
Orin Basuki | Robert Adhi Ksp | Jumat, 24 Februari 2012 | 19:16 WIB
|
Share:
KOMPAS/LASTI KURNIA Fuad Rahmany.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany meminta masyarakat tidak menerima informasi yang belum matang terkait dengan rekening berjumlah besar milik pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

Jumlah dana yang ada dalam rekening itu hanya bisa dipercaya jika hasil pemeriksaan aparat hukum sudah tuntas. "Saya hanya berharap kalau informasinya belum jelas, jangan dulu menyebut-nyebut angka yang fantastis," ujar Fuad saat dihubungi di Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Fuad mengungkapkan hal tersebut untuk menjawan pertanyaan Kompas terkait kasus kepemilikan dana yang irasional pada rekening pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, DA dan suaminya DW. Jumlah dana yang berkembang di media massa saat ini adalah sekitar Rp 60 miliar.

Menurut Fuad, dirinya belum menerima laporan resmi hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terkait kepemilikan rekening itu. Atas dasar itu, Fuad tidak akan mengambil kebijakan apapun sebelum hasil penyidikan selesai.

"Saya belum pernah menerima laporan tersebut dan saya menunggu untuk mendapatkan informasinya. Tunggu saja sampai ada kejelasan. Dalam hal ini karena yang menyidik adalah kejaksaan, kami tunggu saja informasi resmi dari kejaksaan," tuturnya.