Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 00:01 WIB
Pasar Modal
Minyak Tekan Pasar Saham
Anastasia Joice | Marcus Suprihadi | Senin, 27 Februari 2012 | 09:22 WIB
|
Share:
KOMPAS/PRIYOMBODO Ilustrasi

SINGAPURA, KOMPAS.com — Sebagian besar pasar saham Asia pada perdagangan Senin (27/2/2012) ini dibuka melemah seiring dengan kenaikan harga minyak mentah. Kenaikan harga minyak seolah menutup optimisme atas perkembangan restrukturisasi utang di Yunani dan data perekonomian AS yang baik.

Sementara itu, eksportir membantu kinerja bursa Jepang membaik setelah kurs yen turun hingga mencapai titik terendah dalam sembilan bulan terhadap dollar AS.

Harga minyak mentah terus naik hingga mendekat 110 dollar AS per barrel pada Jumat akhir pekan lalu. Minyak mencapai titik tertinggi baru dalam sembilan bulan terakhir ini.

"Bank-bank sentral di seluruh dunia telah memberi kebijakan stimulus dalam menanggapi krisis Eropa dengan tekanan inflasi moderat yang membayangi," ujar Sharon Zollner, ekonom senior pada ANZ Bank di Wellington.

"Kenaikan harga minyak akan menjadi perkembangan yang sangat tidak diharapkan," katanya lagi.

Indeks Nikkei Jepang naik 0,6 persen, S&P Australia turun 0,6 persen, Kospi Korea turun 1,3 persen dan Selandia Baru turun 0,3 persen. Harga minyak sudah naik 7 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kontrak Nymex untuk pengiriman April turun 44 sen menjadi 109,34 dollar AS per barrel.