Jumat, 18 April 2014

News / Bisnis & Keuangan

Kisah Li Ka-shing, Orang Terkaya se-Asia

Kamis, 8 Maret 2012 | 15:24 WIB

Baca juga

KOMPAS.com Majalah Forbes kembali merilis orang-orang terkaya sejagat. Satu-satunya orang Asia yang masuk dalam jajaran sepuluh besar orang terkaya di dunia adalah Li Ka-shing. Kekayaan Li tercatat Forbes sebesar 25,5 miliar dollar AS. Pria yang berumur 83 tahun ini adalah Chairman Hutchison Whampoa Limited.

Menurut catatan Forbes, Li bertempat tinggal di Hongkong. Ia merupakan orang terkaya nomor sembilan di dunia. Bahkan, ia juga terdaftar sebagai orang yang paling berpengaruh ke-44 di dunia. Kembalinya Li ke jajaran sepuluh besar orang terkaya di dunia adalah yang pertama kali sejak tahun 2007.

Pertama kali ia tercatat sebagai orang terkaya di Asia pada tahun 2004 sekalipun waktu itu kekayaan bersihnya turun sebesar 500 juta dollar AS. Salah satu bisnisnya pun mempekerjakan 270.000 orang di 53 negara. Hutchison Port Holdings miliknya mengelola sekitar 13 persen dari trafik kontainer dunia.

Baru-baru ini ia mengakuisisi Northumbrian Water, yakni penyedia air bersih untuk minum kepada 4,5 juta orang di Inggris. Tidak tanggung-tanggung, ia juga berbisnis layanan pembuangan kotoran yang melayani sekitar 2,7 juta penduduk. Li juga berinvestasi di Facebook dan Spotify.

Untuk diketahui saja, Li tidak menyelesaikan pendidikannya. Alasan dia keluar dari sekolah ketika berumur 12 tahun adalah untuk membantu keluarganya. Sepuluh tahun kemudian, Li pun memulai bisnisnya sendiri dengan membuat mainan. Ia pun terkenal sebagai pribadi yang dermawan. Ia punya yayasan yang hingga kini telah mendonasikan uang sebesar 1,6 miliar dollar AS. Kebanyakan donasinya itu untuk sektor pendidikan dan penelitian kesehatan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ester Meryana
Editor : Erlangga Djumena
Sumber: