Sabtu, 26 Juli 2014

/ Bisnis & Keuangan

Pegadaian Turunkan Bunga Jadi 1,15 Persen

Selasa, 10 April 2012 | 11:00 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com -  Nasabah Pegadaian dapat menikmati suku bunga gadai lebih imut. Mulai 1 April lalu, Pegadaian menurunkan bunga gadai dari 1,2 persen menjadi 1,15 persen. Lewat penurunan suku bunga ini, Pegadaian menargetkan akhir semester pertama 2012 bisa mencapai pertumbuhan bisnis sebesar 35 persen.

Edi Prayitno, Direktur Operasional Pegadaian mengatakan, penurunan bunga gadai karena situasi biaya bunga pasar turun sejak awal tahun. "Bunga biaya komersial sudah turun, biaya overhead juga turun. Kami merasa suku bunga gadai juga perlu turun," kata Edi, Senin (9/4/2012).

Meski mengakui penurunan bunga masih tipis. Edi berjanji akan menurunkan lagi bunga pertengahan atau akhir tahun. Lewat penurunan bunga ini, Edi optimistis semester I-2012 pertumbuhan bisnis Pegadaian konvensional bisa mencapai 35 persen.

Demi menjangkau masyarakat mikro, Pegadaian mulai bisnis payment gateway, yakni pembayaran listrik dan telepon di Pegadaian. Juga pembayaran dana pensiun lewat kerjasama dengan Taspen.

Pegadaian juga mengumunkan perubahan status badan hukum dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Perseroan Terbatas (PT). Perubahan status ini merupakan persiapan Pegadaian menggelar initial public offering (IPO) yang sempat ditunda. "Ini bukti kesiapan dan kesungguhan kami agar IPO. Namun, waktunya belum bisa ditentukan, karena wewenang bukan dari kami," kata Edi.

Ia menjamin, meski berubah status badan hukum, misi PT Pegadaian tetap fokus pada perekonomian masyarakat menengah dan bawah. Sebelumnya, Parikesit Suprapto, Deputi Bidang Usaha Jasa Kementrian BUMN mengatakan, komite privatisasi yang terdiri dari tiga Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri BUMN akan mengajukan kembali IPO Pegadaian akhir 2012. "Pegadaian dapat IPO awal tahun depan," kata Parikesit.

Pegadaian menargetkan perolehan laba bersih mencapai Rp 2,2 triliun di akhir 2012. Perusahaan gadai ini menargetkan aset bisa mencapai
Rp 34,51 triliun. Pegadaian memproyeksi omzet bisa mencapai Rp 110 triliun.

Tahun 2011 lalu, omzet Pegadaian mencapai Rp 81 triliun atau tumbuh 29,9 persen dibandingkan tahun 2010. Laba perusahaan juga meningkat menjadi 56,89 persen dibandingkan 2010 yang mencapai Rp 2,08 triliun. Aset Pegadaian sampai akhir tahun lalu mencapai  Rp 26,36 triliun atau tumbuh 30 persen dibandingkan 2010.

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: