Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga BUMN Bergandengan Produksi "Solar Cell"

Kompas.com - 19/04/2012, 20:56 WIB
Ester Meryana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN, Sumaryanto Widayatin, mengatakan, tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membentuk usaha patungan memproduksi solar cell.

Ia pun berharap nantinya produksi ketiga BUMN tidak hanya memenuhi pasar lokal tetapi juga bisa diekspor. "Solar cell ini adalah future energi primer yang akan berlanjut karena dikasih gratis dari Tuhan. Kenapa enggak kita mulai. Yang kita mulai cuma 10 persen dari merakit saja," terang Sumaryanto, di Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Ia mengatakan, Indonesia sanggup memproduksi solar cell karena mempunyai bahan baku, yakni pasir kuarsa, yang berlimpah. Indonesia disebut punya pasir kuarsa hingga 75 miliar ton.

"Jadi ke depan kita harus berani investasi itu dan kita harus ekspor solar cell itu," tegas dia.

Untuk memproduksi solar cell, Sumaryanto menyebutkan diperlukan tiga BUMN dengan bentuk usaha patungan. Tiga BUMN tersebut yakni PLN, Wijaya Karya (Wika), dan Jasa Marga.

"Kalau kebanyakan (BUMN) nanti repot. Ya sudah 3 itu dulu," sebutnya.

Sekarang ini, kata dia, Wika masih dalam tahap merakit solar cell yang dibeli dari luar. Dengan kata lain, Wika hanya menikmati 10 persen nilai tambah di hilirnya.

Untuk itu, Indonesia perlu mandiri dengan memproduksi sendiri solar cell. Dibutuhkan investasi 30 juta dollar AS untuk menghasilkan produk yang bisa menghasilkan listrik 10 megawatt ini.

"Kita mau kita mandiri, kalau mandiri kita ekspor solar cell itu. Karena apa? Kita punya kuarsa banyak sekali 75 miliar ton," pungkas Sumaryanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Libur 'Long Weekend', KCIC Tawarkan Tiket Whoosh Mulai Rp 150.000

Jelang Libur "Long Weekend", KCIC Tawarkan Tiket Whoosh Mulai Rp 150.000

Whats New
Garuda Alihkan 2 Pesawat untuk Angkutan Haji, 100 Penerbangan Terdampak

Garuda Alihkan 2 Pesawat untuk Angkutan Haji, 100 Penerbangan Terdampak

Whats New
BPR yang Mau Melantai di Bursa Wajib Penuhi Ini

BPR yang Mau Melantai di Bursa Wajib Penuhi Ini

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 16,43 Juta Sepanjang Mei 2024

Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 16,43 Juta Sepanjang Mei 2024

Whats New
BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Selasa 21 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Selasa 21 Mei 2024

Spend Smart
Siapkan RAPBN 2025, Sri Mulyani: Kita Terus Berkomunikasi dengan 'Orang' Prabowo

Siapkan RAPBN 2025, Sri Mulyani: Kita Terus Berkomunikasi dengan "Orang" Prabowo

Whats New
Ekonom Sebut Ada Potensi Rp 10.529 Triliun ke PDB dari Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

Ekonom Sebut Ada Potensi Rp 10.529 Triliun ke PDB dari Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

Whats New
IHSG Awal Sesi Fluktuatif, Rupiah Melemah Tembus Level Rp 16.033

IHSG Awal Sesi Fluktuatif, Rupiah Melemah Tembus Level Rp 16.033

Whats New
Menaker Ida Sebut Program Desmigratif Layak Dilanjutkan

Menaker Ida Sebut Program Desmigratif Layak Dilanjutkan

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Whats New
Kemenhub Pastikan Pesawat Haji yang Terbakar di Makassar Punya Sertifikat Laik Terbang

Kemenhub Pastikan Pesawat Haji yang Terbakar di Makassar Punya Sertifikat Laik Terbang

Whats New
Kala Tiga Kementerian Saling Tuding soal Penumpukan Kontainer di Pelabuhan

Kala Tiga Kementerian Saling Tuding soal Penumpukan Kontainer di Pelabuhan

Whats New
Harga Bahan Pokok Selasa 21 Mei 2024: Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun

Harga Bahan Pokok Selasa 21 Mei 2024: Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com