Sabtu, 22 November 2014

/ Bisnis & Keuangan

Indonesia Pererat Kerja Sama Ekonomi dengan Australia

Senin, 2 Juli 2012 | 10:00 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah Indonesia ingin mempererat kerja sama di bidang ekonomi dengan pemerintah Australia. Kerja sama tersebut di antaranya di bidang peternakan sapi dan pembangunan infrastruktur. Kerja sama ini merupakan bagian upaya Indonesia meningkatkan ketahanan pangan.

"Kerja sama di bidang peternakan penting karena kebutuhan terhadap daging sapi di Indonesia terus meningkat," kata Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/7/2012).

Pada 2-4 Juli 2012, Presiden melakukan kunjungan kerja ke Darwin, Australia. Presiden didampingi, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala BKPM Chatib Basri, Ketua Kadin Bambang Suryo Sulistio, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, KSAU Marsekal Imam Sufaat, Wakil Menkumham Denny Indrayana, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.

Presiden menjelaskan, pemerintah Indonesia akan mendorong pengusaha Indonesia dan pengusaha Ausralia untuk melakukan kerja sama investasi di bidang industri ternak. Indonesia, kata Kepala Negara, memiliki peluang untuk mengembangkan bisnis industri ternak. Di bidang infrastruktur, Presiden berharap ada kerja sama antara pelaku usaha kedua negara untuk membangun di beberapa provinsi yang dekat dengan Australia, seperti Papua dan Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

"Banyak sekali peluang pada proyek-proyek infrastruktur di luar migas," kata Presiden.

Selain bidang ekonomi dan infrastruktur, Presiden berharap adanya peningkatakan di sektor lainnya, termasuk keamanan, pendidikan, penanggulangan bencana, dan lainnya.

Rangkaian acara Presiden di Darwin, antara lain adalah menghadiri The Second Indonesia-Australia Annual Leaders Meeting dam melakukan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, serta menerima kunjungan kehormatan Chief Minister Northern Territory, Paul Raymond Henderson dan Leader of The Opposition, Tony Abbott.

Presiden juga direncanakan akan bertemu dengan para pelaku bisnis Australia dalam forum Australia-Indonesia Business Council, mengunjungi National Critical Care and Trauma Response Center di Royal Darwin Hospital. Rumah Sakit ini telah membangun kerja sama dengan RSUP Sanglah di Denpasar, Bali.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Hindra Liauw
Editor : Heru Margianto