SHUTTERSTCOK.COM
Ilustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemesanan peralatan, seperti komputer dan mesin-mesin (business investment), di luar peralatan militer dan pesawat di Amerika Serikat (AS) pada Juni turun 1,1 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Ini patut diwaspadai karena menjadi salah satu indikasi pelemahan usaha di AS.
Meski pesanan menurun, keseluruhan pesanan barang tahan lama, termasuk pesawat terbang dan peralatan militer yang bersifat rentan, di AS masih naik 1,6 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, turunnya pesanan untuk business investment ini membuat ekspektasi pelemahan kegiatan usaha di AS semakin kuat.
Meskipun demikian, Dow Jones ditutup positif semalam, merespons pernyataan Gubernur ECB yang akan masuk ke pasar obligasi Uni Eropa untuk mengurangi tekanan imbal hasil Spanyol dan Italia yang terus naik.
Indeks Dow Jones menguat 211,88 poin (1,67 persen) ke level 12.887,93. Indeks Standard & Poor's 500 naik 22,13 poin (1,65 persen) ke level 1.360,02. Indeks Komposit Nasdaq menanjak 39,01 poin (1,37 persen) ke level 2.893,25.
Sentimen negatif juga datang dari Yunani. Negara itu kelihatannya sulit memenuhi kewajiban dalam dana talangan dan meminta penundaan. Probabilitas Yunani keluar dari zona euro menjadi 90 persen dalam waktu 12-18 bulan mendatang.