Jumat, 25 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

NILAI TUKAR

Impor Tinggi Tekan Nilai Tukar Rupiah

Jumat, 31 Agustus 2012 | 10:38 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com  — Permintaan yang tinggi dari importir di akhir bulan diperkirakan menekan nilai tukar rupiah atas dollar AS pada perdagangan Jumat (31/8/2012) ini. Bank Indonesia akan berjaga di pasar agar tekanan pada rupiah berkurang.

Kemarin, rupiah ditutup menguat di level 9.545 per dollar AS. Rupiah dibuka di level 9.550 per dollar AS dan bergerak di kisaran 9.550-9.590 per dollar AS. Bursa Indeks Harga Saham Gabungan yang ditutup melemah turut menekan pergerakan rupiah.

Menurut riset BNI Treasury, Bank Indonesia sempat terlihat melakukan intervensi di pasar pada sore hari sehingga cukup memberikan dampak positif terhadap rupiah pada penutupan kemarin sore. Hari ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah.

Di pasar Non Delivery Forward 1 bulan untuk pasar offshore, rupiah dibuka turun di level 9.633-9.647 per dollar AS dibandingkan dengan level pembukaan kemarin. Hal ini diperkirakan turut meredam tekanan dollar AS di pasar domestik hari ini.

Namun, adanya rilis data jobless claim AS semalam, di mana meningkat dari ekspektasi, turut mendorong risk aversion di pasar. Tingginya konsumsi dalam negeri mendorong peningkatan impor, khususnya oleh perusahaan minyak, menjelang akhir bulan diprediksi akan masih mengekskalasi pergerakan dollar AS terhadap rupiah hari ini.


Penulis: Robertus Benny Dwi Koestanto
Editor : Robert Adhi Ksp