Jumat, 19 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Kekeringan

Minimalkan Dampak Kekeringan di Banten, Pompa Air Dibagikan

Rabu, 5 September 2012 | 18:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Agus M Tauchid menuturkan, untuk meminimalkan dampak kekeringan di Banten, pemerintah membagikan pompa air dengan sistem pinjam pakai kepada kelompok tani.

"Untuk mengurangi dampak kekeringan, kami membagikan pompa air dengan sistem pinjam pakai kepada kelompok tani, diprioritaskan ke daerah yang debit air sungainya masih memungkinkan untuk disedot," kata Agus ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Jumlah pompa air yang dibagikan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Banten sebanyak 32 unit, sedangkan yang dibagikan oleh pemerintah kabupaten/kota serta elemen masyarakat sekitar 100 unit. Langkah tersebut, lanjut Agus, sudah mengamankan 1.237 hektar sawah sehingga terhindar dari puso.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Banten hingga akhir Agustus 2012, luasan sawah di Banten yang mengalami kekeringan pada musim kemarau ini mencapai 36.405 hektar. Dari luasan tersebut, sawah yang puso hingga akhir Agustus terdata 6.833 hektar.

Sawah di Banten yang terkena kekeringan tersebut tersebar di Kabupaten Serang seluas 5.290 hektar, Kabupaten Pandeglang 15.296 hektar, Kabupaten Lebak 9.276 hektar, Kabupaten Tangerang 4.787 hektar, Kota Cilegon 51 hektar, dan Kota Serang 1.705 hektar.

Sementara itu, lahan yang puso ada di Kabupaten Serang 952 hektar, Kabupaten Pandeglang 3.559 hektar, Kabupaten Lebak 841 hektar, Kabupaten Tangerang 1.144 hektar, Kota Cilegon 1 hektar, dan Kota Serang 336 hektar.


Penulis: Cyprianus Anto Saptowalyono
Editor : Robert Adhi Ksp