Jumat, 24 Oktober 2014

/ Telecom

Pelanggan Kartu Halo 2,5 Juta, Simpati Masih Terbanyak

Rabu, 5 September 2012 | 18:41 WIB

Ilustrasi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan pascabayar Kartu Halo dari Telkomsel, tidak memiliki jumlah pelanggan yang banyak jika dibandingkan pengguna Simpati. Selama 16 tahun, pelanggan Kartu Halo hanya 2,5 juta sampai Agustus 2012.

Head of Maketing Communication Group Telkomsel Irlamsyah Syam, berpendapat, kecilnya penggunaan layanan kartu SIM pascabayar disebabkan oleh beberapa hal. "Pertama, karena tipikal orang Indonesia yang lebih suka memakai layanan prabayar," katanya.

Nomor identitas yang beragam di Indonesia, memudahkan satu orang memiliki dua atau lebih kartu SIM. Sistem nomor identitas ini secara tak langsung berpengaruh pada adopsi layanan kartu pascabayar.

"Kalau di negara maju, penduduknya punya satu nomor identitas. Jadi nomor identitas di KTP dan SIM-nya bisa jadi sama, sehingga mudah untuk diidentifikasi. Kalau di Indonesia pakai sistem single ID, mungkin pelanggan pascabayar bisa lebih banyak."

Irlamsyah menambahkan, Kartu Halo memberi pendapatan 10% dari seluruh pendapatan Telkomsel pada 2011.

Hingga semester pertama 2012, jumlah pelanggan Telkomsel mencapai 120 juta pengguna. 45% dari jumlah itu, atau 54,3 juta pelanggan, adalah pengguna kartu Simpati yang menyumbang pendapatan sekitar 60% untuk Telkomsel.

Dalam acara di Blowfish, City Plaza, Jakarta, Rabu (5/9/2012), Telkomsel memperkenalkan program retensi pelanggan untuk pengguna Simpati. Program terbaru ini menawarkan paket data Simpati 2GB dengan koneksi hingga 7,2MBps.

 

 


Editor : Wicaksono Surya Hidayat