Minggu, 21 Desember 2014

News / Bisnis & Keuangan

Impor Garam Sudah Dihentikan

Jumat, 14 September 2012 | 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan menegaskan pemerintah telah menghentikan impor garam konsumsi per 30 Juni lalu. Karenanya garam impor saat ini seharusnya tidak lagi beredar di pasar, di saat petani tengah memanen garam.

Penegasan itu disampaikan pelaksana harian Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan Gunaryo, di Jakarta, Jumat (14/9/2012). "Kami telah menghentikan impor sejak 30 Juni lalu. Karenanya kurang tepat jika impor dituding sebagai penyebab utamanya rendahnya harga garam di tingkat petani saat ini," paparnya.

Dia mengatakan, kuota impor garam konsumsi tahun ini sebanyak 533.000 ton. Jumlah tersebut diimpor dalam dua tahap. Tahap I Maret-April sebesar 300.000 ton, dengan realisasi 290.500 ton. Tahap II Mei-Juni dengan kuota 233.000 ton dan realisasi 228.432 ton.

 


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Rusdi Amral