Minggu, 23 November 2014

News / Nasional

Malaysia Tembak Mati WNI

Tembak WNI, Hubungan Indonesia-Malaysia Bisa Panas

Jumat, 14 September 2012 | 18:04 WIB

Terkait

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Hubungan Indonesia dengan Malaysia dapat kembali memanas setelah empat orang warga negara Indonesia tewas ditembak Polisi Diraja Malaysia, kata politisi Partai Hati Nurani Rakyat, Sukhri Fahrial.

"Jika permasalahan itu tidak ditangani secara baik, maka berpeluang menimbulkan konflik antara kedua negara," tambah Sukhri yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, di Tanjungpinang, Jumat (14/9/2012).

Satu orang warga Indonesia yang tewas di negara asing saja bisa menimbulkan masalah besar, apalagi sampai empat orang, katanya

Ia menyayangkan sikap polisi Malaysia yang dinilai ringan tangan menembak hingga menewaskan keempat warga Indonesia itu. Jika hal yang sama dilakukan aparat keamanan di Indonesia, maka berapa banyak warga Malaysia yang tewas di Indonesia.

"Mari kita buka-bukaan, terkait pelanggaran yang dilakukan oleh warga Malaysia di Kepri. Berapa banyak kasus pencurian ikan dan narkoba yang berhasil dibongkar, tetapi tidak sampai menimbulkan korban," ujarnya.

Pemerintah dan aparat keamanan Malaysia seharusnya menyadari hubungan baik yang selama ini terjalin harus dipupuk, jangan dirusak karena perbuatan segelintir orang. Untuk memperbaiki hubungan antara kedua negara, tentunya membutuhkan waktu dan negosiasi yang panjang.

"Kami berharap Pemerintah Malaysia menyadari hubungan yang baik itu penting dan wajib dijaga bersama," katanya.

Ia mengungkapkan, kronologi penembakan terhadap keempat WNI itu, sebagaimana yang disampaikan media massa masih simpang siur dan terdapat kejanggalan.

Jika keempat WNI itu melarikan diri, seharusnya mereka berpencar, bukan berada di satu lokasi hingga ditembak.

"Jika warga Indonesia ditembak dengan alasan merampok, seharusnya dibuktikan," katanya.

Sukhri mengimbau Menteri Luar Negeri Indonesia segera menangani permasalahan itu secara maksimal. Pemerintah Malaysia harus membuka informasi terkait permasalahan itu seluas-luasnya.

"Kami minta permasalahan ini segera diselesaikan," katanya.

Berita selengkapnya dapat diikuti di topik "Malaysia Tembak Mati WNI di Perak"

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Hindra
Sumber: