Rabu, 3 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Kelistrikan

Empat Pulau Wisata Terkoneksi Jaringan Listrik

Kamis, 20 September 2012 | 20:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Empat pulau di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menjadi tujuan wisata dunia kini terhubung dalam satu sistem interkoneksi melalui saluran kabel laut tegangan (SKLTM) menengah 20 kilovolt. Empat pulau tesebut, yakni Senggigi di Pulau Lombok dan tiga gili atau pulau kecil di sekitarnya.

Interkoneksi antarpulau itu makin andal dengan sistem loop sehingga mendapat suplai listrik dari dua arah melalui express feeder 20 kV existing Ampenan-Senggigi-Tanjung.

Menurut Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN (Persero) Bambang Dwiyanto, Kamis (20/9/2012), peresmian interkoneksi Lombok-3 Gili ini dilakukan Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vicker Sinaga, Rabu sore lalu.

Peresmian ditandai penghentian pengoperasian mesin PLTD Gili Trawangan. PLN juga menghentikan pengoperasian PLTD di Gili Meno dan Gili Air.

"Sebanyak 16 unit mesin diesel dengan daya 3.000 kW dihentikan pengoperasiannya seiring kehadiran interkoneksi jaringan kabel bawah laut ini," kata General Manager PLN NTB Akbar Ali.

Selanjutnya, pasokan listrik ke tiga pulau kecil atau gili itu disuplai sistem kelistrikan Lombok dan  pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal yang beroperasi di tiga gili dengan total daya terpasang 1.125 kilo Watt peak (kWp).

Di Indonesia Timur, SKLTM 20 kV sebelumnya telah digunakan untuk menghubungkan Ternate dan Tidore di Maluku Utara. Saat ini SKLTM yang dalam proses pembangunan adalah yang menghubungkan Pulau Kalimantan-Sebatik-Nunukan di Kalimantan Timur, serta di Papua yang menghubungkan lokasi operasional pertambangan milik BP di Tanah Merah dengan Bintuni.


Penulis: Evy Rachmawati
Editor : Marcus Suprihadi