Senin, 21 April 2014

News / Travel

Kiat Wisata ke Pulau Bangka

Minggu, 4 November 2012 | 11:23 WIB

Baca juga

KOMPAS.com – Tertarik wisata ke Pulau Bangka? Secara lokasi, pulau ini diapit oleh tiga pulau besar di Indonesia yaitu Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Hal ini menjadikan Pulau Bangka mudah diakses terutama untuk masyarakat di Indonesia bagian barat.

Tak hanya itu, Bangka mampu menawarkan beragam aktivitas wisata. Mulai dari kecantikan pantai-pantainya yang masih alami, wisata budaya, sejarah yang kuat, wisata ziarah, hingga wisata kuliner yang menggoda perut para pemburu makanan khas. Berikut panduan singkat wisata ke Pulau Bangka.

Akses. Secara akses bisa dicapai dengan dua cara yaitu melalui jalur udara dan laut. Jalur udara melalui Bandara Depati Amir di Pangkalpinang. Penerbangan langsung menuju Bangka bisa melalui Batam, Palembang, Jakarta, dan Pulau Belitung.

Maskapai yang melayani rute Jakarta dengan Pangkalpinang adalah Garuda, Sriwijaya, Batavia, Lion Air, dan Merpati. Waktu tempuh dari Jakarta ke Pangkalpinang sekitar 45 menit di udara.

Sementara untuk jalur laut, bisa dari Palembang, Pontianak, Tanjung Priok (Jakarta), Semarang, Surabaya, dan beberapa daerah lainnya. Dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang bisa naik KM Express Bahari, waktu tempuh sekitar tiga jam.

Dari Tanjung Pandan (Belitung) bisa naik KM Bahari Express yang tersedia satu kali sehari, yaitu pada pukul 14.00. Kapal feri tersedia di beberapa rute, seperti  Pontianak, Tanjung Priok (Jakarta), Semarang, dan Surabaya.

Namun, Anda mesti cek jadwalnya terlebih dahulu, karena jadwal sering berubah-ubah. Salah satu kapal yang menyediakan rute-rute tersebut adalah milik Pelni yaitu KM Leuser dengan harga tiket di kisaran mulai dari Rp 121.000.

Penginapan. Pilihan penginapan di Pulau Bangka sangat beragam mulai dari melati hingga hotel bintang lima. Kisaran hotel berbintang mulai dari Rp 250.000 per malam. Di Pangkalan Baru, pilihan hotel ada Novotel, Aston, dan Santika. Ketiganya adalah hotel bintang empat dan lima.

Sedangkan di Pangkalpinang untuk hotel bintang satu dan dua adalah Jati Wisata, Grand Sabrina, Grand Mutiara, Grand Millenium Club, dan Serrata Terrace Hotel. Sedangkan di Toboali, Bangka Selatan, hanya tersedia hotel kelas melati, salah satunya adalah Basel Residence dan Marina Hotel.

Sungailiat sebagai daerah dengan pantai-pantai cantik menghadirkan resor-resor tepi pantai seperti Para Beach Resort, Novilla Boutique Resort, dan Tanjung Pesona Beach Resort. Pilihan hotel lainnya di Sungailiat adalah Hotel Citra dan Hotel Jati Pesona.

Sementara di Belinyu, Bangka, pilihan hotel bisa Golden Dragon dan Sam Pesaren Resort. Sedangkan di Muntok, Bangka Barat, bisa coba hotel Pasadena Hotel dan Hotel Berkah Kalian.

Transportasi. Untuk berkeliling Pulau Bangka sebaiknya menyewa mobil lengkap dengan sopirnya. Sebab, banyak warga lokal yang tak begitu tahu jalan menuju obyek-obyek wisata di Pulau Bangka. Oleh karena itu, menggunakan sopir yang berpengalaman dapat menghemat waktu saat mencari lokasi obyek wisata.

Pastikan, sopir yang mengantar memang tahu jalan. Anda bisa mencari sewa mobil di beberapa penyewaan mobil yang ada di Pangkalpinang. Di bandara, ada beberapa operator yang menyediakan jasa rental mobil lengkap dengan sopir.

Tarif sewa mobil mulai dari Rp 350.000 per hari belum termasuk bensin dan tergantung jenis mobil yang disewa. Operator rental mobil bisa coba hubungi Rental Mobil Reka, Pratama Rental. Balai Oto, Mada Rental, dan Sinar Buana Rental. Jika Anda hanya sendirian atau dalam kelompok kecil, sewa motor juga bisa menjadi pilihan.

Namun, mau yang lebih seru bisa naik angkutan umum yang menghubungkan tempat-tempat di kota Pangkalpinang. Untuk perjalanan lintas kabupaten tersedia bus umum. Hanya saja, perlu bersabar menunggu angkutan umum yang ingin ada tumpangi itu lewat.

Kuliner. Bangka menjadi surganya pecinta kuliner. Banyak makanan khas Bangka yang bahkan jadi tenar di luar Bangka. Sebut saja seperti martabak Bangka, mi Bangka, hingga otak-otak khas Bangka. Nah, wisata kuliner jadi agenda wajib saat bertandang ke Bangka.

Di Pangkalpinang, bisa coba otak-otak dengan cuko tauco yang ada di Jalan Masjid Jamik. Lalu coba masakan daerah rumahan khas Bangka di Lesehan Greeng yang berada di Jalan Ahmad Yani. Mau yang segar-segar bisa coba es anggrek di Jalan Mayor Syafrie Rachman. Untuk restoran tepi pantai bisa coba Restoran Istana Laut di Pantai Pasir Padi.

Jika ke Koba yang berada di Bangka Tengah, maka pilihan jatuh pada Warung Mi Koba yang berada di Jalan Pos Raya Koba. Di Belinyu, jangan lewatkan kesempatan makan otak-otak dan pempek buatan Belinyu. Sambal tauco dan terasinya juga beda dengan tempat lain.

Sementara di Sungailiat yang terkenal dengan pantai-pantai cantik maka kesempatan untuk makan di tepian pantai. Misalnya Rock Island di kawasan Pantai Parai Tenggiri. Kemudian, restoran Ocean Grill Beach di Pantai Tanjung Pesona. Mampir juga ke Warung Kopi Tung Tau di Jalan Muhidin.

Suvenir. Pangkalpinang memiliki beberapa sentra oleh-oleh untuk memudahkan wisatawan mencari cenderamata. Misalnya bisa ke toko Oleh-oleh Bangka.com di Jalan Ahmad Yani. DI tempat ini banyak menjual aneka kerupuk kemplang, sambal, terasi khas Bangka, sampai sarang burung wallet.

Untuk barang kerajinan bisa ke Pusat Cinderamata di Jalan Soekarno Hatta dan Celesta Shop di Jalan RE Martadinata. Kerajinan dari timah juga bisa menjadi pilihan cindramata, Anda bisa membelinya di TKF Pewter di Jalan Jenderal Sudirman.

Sedangkan untuk membeli tenun cual bisa ke Cual Maslina di Jalan Raya Sungaililat dan Cual Ishadi di Jalan Jendral Ahmad Yani. Selain kain tenun dan batik cual, kain-kain ini juga dibuat dalam bentuk tas maupun selendang.

Komunikasi. Sinyal telepon genggam mudah didapatkan di hampir seluruh kabupaten yang ada di Pulau Bangka. Semua operator telepon genggam mendapatkan sinyal di pulau ini. Sedangkan untuk internet, sebagian besar hotel berbintang menyediakan internet gratis. Warung internet mudah ditemukan di semua kabupaten di Pulau Bangka.

 

Ikuti ulasan wisata di Pulau Bangka di topik:
Weekend Yuk! Ke Bangka


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana