Rabu, 23 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

Bantuan Kapal Inka Mina Bermasalah

Senin, 19 November 2012 | 19:03 WIB

Baca juga

BATAM, KOMPAS.com - Pemerintah akan menghentikan bantuan kapal Inka Mina pada lima provinsi untuk tahun 2013, yakni Bengkulu, Sumatera Barat, Papua Barat, Papua, dan Sulawesi Selatan.

Penghentian bantuan kapal dilakukan karena pengadaan dan operasional kapal di lima provinsi itu dinilai bermasalah.

Menurut Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini, di Batam, Senin (19/11/2012), mengemukakan, Bengkulu mengalami kegagalan pengadaan 4 unit kapal inka mina tahun 2012, Sumatera Barat belum mengoperasikan bantuan kapal sejak tahun 2011, Papua akibat bantuan kapal tahun 2011 tidak berjalan baik, dan Sulawesi Selatan akibat tidak sanggup melaksanakan tender pengadaan kapal inka mina.

Sementara itu, Papua Barat dinilai paling bermasalah akibat pengadaan bantuan 5 kapal inka mina dari total 8 kapal bantuan tahun 2011 hingga kini tidak sampai, sedangkan pada tahun 2010 nelayan tidak mau menerima bantuan kapal.

"Masih ada daerah yang belum siap dalam pengadaan dan operasional kapal bantuan inka mina. Tahun depan, kami akan memperbaiki proses tender dan memperkuat konsultan pengawasan," ujar Zaini.

Bantuan kapal yang dihentikan di lima provinsi tersebut akan direalokasi ke lima provinsi lain, yaitu Sulawesi Tenggara sebanyak 3 unit kapal, Sulawesi Tengah 3 unit, Gorontalo 1 unit, Jambi 3 unit dan Kalimantan Selatan 2 unit.

Program bantuan kapal Inka Mina ditargetkan sebanyak 1.000 kapal pada tahun 2010-2014. Total anggaran untuk pengadaan kapal itu sebanyak Rp 1,5 triliun. Hingga tahun 2012 sudah terealisasi sebanyak 521 unit.


Penulis: Brigita Maria Lukita
Editor : Robert Adhi Ksp