Sabtu, 1 November 2014

News / Bisnis & Keuangan

Kesehatan Hewan

Virus Flu Burung Serang Bebek, Kesengajaan

Sabtu, 15 Desember 2012 | 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Masuknya virus flu burung H5N1 subclade terbaru yang memusnahkan lebih dari 320.000 ekor bebek di Jawa akibat unsur kesengajaan. Dalih adanya mutasi gen tidak rasional karena dalam waktu singkat terjadi lompatan subclade.

Ketua Pusat Riset Flu Burung Universitas Airlangga Chairil A Nidom mengatakan itu saat dihubungi di Jawa Timur, Sabtu (15/12). Menurut Nidom, kalaupun terjadi mutasi gen, tidak mungkin dalam waktu yang terlampau singkat terjadi perubahan subclade.

Di Indonesia, kata Nidom, ada tiga subclade virus flu burung, yaitu subclade 2.1.1, 2.1.2, dan 2.1.3. "Kalau terjadi mutasi gen, paling mungkin subclade-nya menjadi 2.1.1.1 atau 2.1.2.1 atau 2.1.3.1. Kalau menjadi subclade 2.3.2 ini sudah terjadi lompatan dan sangat tidak mungkin," paparnya.

Karena itu, Nidom bisa memastikan bahwa masuknya virus flu burung subclade 2.3.2 akibat kesengajaan. "Bisa dalam bentuk impor bebek dan produk bebek yang terkontaminasi virus tersebut atau pemasukan dan penggunaan vaksinasi virus H5N1 dengan subclade yang sudah ada di Indonesia, tetapi terkontaminasi subclade 2.3.2," ungkapnya.


Penulis: Hermas Effendi Prabowo
Editor : Robert Adhi Ksp