Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Bisnis & Keuangan

Akhir Tahun, Mandiri Siapkan Rp 14,8 Triliun

Kamis, 20 Desember 2012 | 14:27 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri menyiapkan dana Rp 14,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada perayaan liburan Natal dan Tahun Baru 2013. Dana tersebut meningkat 34,5 persen dibandingkan tahun lalu.

Pendistribusian dana difokuskan pada wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang mencapai 50 persen dari total dana yang disiapkan. Di samping itu, wilayah-wilayah lain yang membutuhkan dana dalam jumlah besar antara lain, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.

Pendistribusian dana difokuskan pada 17 Desember 2012 hingga 2 Januari 2013. Pasalnya, pada rentang waktu tersebut, transaksi masyarakat diperkirakan akan meningkat untuk pemenuhan kebutuhan perayaan Natal dan tahun baru 2013.

Direktur Teknologi dan Operasi Bank Mandiri Kresno Sediarsi mengatakan, Bank Mandiri juga meningkatkan pasokan uang untuk mengisi ATM, menjaga kesiapan dan ketersediaan infrastruktur, dan sistem operasional ATM agar kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan menjelang Natal dan tahun baru dapat tetap terjaga.

"Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana nasabah, kami juga menyiapkan pasokan dana sebesar Rp 1,6 triliun per hari untuk mengisi mesin ATM selama 10 hari sebelum Hari Natal sampai dengan awal Tahun Baru 2013. Jumlah kas untuk pengisian ATM tersebut naik sekitar 25 persen dari rata-rata harian pasokan dana ATM pada hari biasa," jelas Kresno di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Menurut Kresno, Bank Mandiri telah menerapkan sistem Cash Management dan sistem monitoring operasional seluruh ATM baik untuk menjaga ketersediaan uang dalam ATM maupun availibilty ATM. Dengan menerapkan dua sistem tersebut, kenaikan kebutuhan kas ATM maupun permasalahan ATM akibat perubahan pola belanja nasabah dapat diminimalisir dan ditangani secepatnya, sehingga ATM Mandiri akan selalu ready for use bagi nasabah.

"Kami berupaya memastikan Mandiri ATM akan selalu siap digunakan dengan dukungan pengelola  ATM dan teknisi handal untuk memonitoring kinerja ATM selama 24 jam," ujar Kresno.

Saat ini, nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui 10.850 ATM Mandiri atau meningkat 1.854 ATM bila dibandingkan jumlah ATM pada akhir tahun sebelumnya yang mencapai 8.996 ATM. Sementara itu, jumlah ATM Mobile yang beroperasi selama musim libur Natal dan tahun baru 2013 sebanyak 43 unit dan akan disebar di beberapa kota dan lebih diarahkan ke titik-titik lokasi strategis, seperti rest area, jalan tol dan tempat tujuan wisata/berlibur.

Bank Mandiri juga menyediakan layanan 24 jam lainnya selain ATM Mandiri, yaitu Mandiri SMS, Mandiri Mobile, Mandiri Internet dan Mandiri Call atau Phone Banking. Mandiri Call 14000 melayani nasabah 7x24 jam sepanjang tahun termasuk pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2013, baik layanan melalui phone banking secara otomatis maupun layanan melalui Staff, melalui Mandiri SMS dan Mandiri Internet nasabah dapat pula menikmati layanan perbankan kapanpun dan dimanapun.

Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman dan aman berupa informasi rekening, transaksi transfer, transaksi pembayaran listrik, air, telepon/handphone, kartu kredit, tiket pesawat dan kereta api, pajak, pendidikan, asuransi, televisi berlangganan, internet, atau pembelian isi ulang pulsa.

Kresno menambahkan, hingga akhir 2012, jaringan kantor cabang Bank Mandiri mencapai 1.822 kantor, termasuk jaringan kantor mikro, atau bertambah 285 dari 1.537 kantor pada akhir tahun lalu. Seluruh kantor cabang Bank Mandiri tersebut akan tetap beroperasi seperti biasa hingga akhir tahun 2012,kecuali pada libur natal dan tahun baru.

Sedangkan pada cuti bersama tanggal 24 dan 31 Desember 2012, Bank Mandiri akan mengoperasikan masing-masing 99 cabang dan 164 cabang di seluruh Indonesia untuk melayani pembayaran setoran BBM/non-BBM nasabah Pertamina serta transaksi kas terbatas untuk pembayaran pajak.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Didik Purwanto
Editor : Ana Shofiana Syatiri