Minggu, 23 November 2014

News / Bisnis & Keuangan

INSPIRASI USAHA

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Kamis, 17 Januari 2013 | 08:07 WIB

Terkait

KOMPAS.com - Bisnis nasi angkringan semakin menjamur. Tak terkecuali di Jakarta dan sekitarnya. Bisnis makanan yang biasanya menghiasi setiap pinggir ruas jalan di sekitar kota Solo dan Yogyakarta ini semakin diminati salah satunya lantaran harga makanannya yang murah.

Sigit Pramono, pemilik Angkringan Bersinar asal Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, merupakan salah seorang yang terjun ke bisnis angkringan. Angkringan Bersinar didirikan pada akhir tahun 2009 dan mulai membuka peluang kemitraan pada 2012 silam.

Saat ini, Angkringan Bersinar sudah memiliki empat cabang. Dua di antaranya milik mitra di Jabodetabek. Sigit bilang, di gerai miliknya, ia menjual makanan dan minuman khas angkringan yang biasanya terdapat di Yogyakarta.

"Saya menambahkan beberapa menu lain yang tidak ada angkringan lain," katanya. Makanan angkringan di sini dijual seharga rata-rata Rp 2.000 dan minuman seperti susu jahe, jahe original, teh manis, jeruk manis dijual seharga Rp 2.000 - Rp 4.000 per gelas.

Bagi yang ingin bekerjasama, Sigit menawarkan satu paket kemitraan dengan biaya investasi Rp 4 juta. Mitra akan mendapat satu set gerobak baru, satu set terpal, teko, piring, gelas dan sendok, serta satu set tempat atau wadah makanan.

Sigit menjanjikan mitra bisa meraup omzet rata-rata Rp 300.000 - Rp 350.000 sehari. Pada akhir pekan bahkan bisa Rp 400.000. Sigit bilang, mitra bisa meraup laba bersih sekitar 30 persen dari omzet.

Dengan laba tersebut, mitraa bisa balik modal sekitar lima bulan hingga tujuh bulan setelah beroperasi. Di bulan pertama hingga ketiga, mitra masih fokus mencari pelanggan.

Tapi, pada bulan keempat dan kelima, mitra bisa mendapat untung. Menurut Sigit, peluang bisnis angkringan miliknya masih terbuka lebar untuk berkembang.

Pasalnya, selain biaya investasinya murah, pemain di bisnis ini juga masih tergolong sedikit, apalagi di daerah Jakarta. Selain itu, bisnis angkringan juga menyasar semua kalangan sehingga memudahkan mendapatkan pelanggan. (Noverius Laol/Kontan)

Baca juga:
Stanly Raup Miliaran dari Bisnis Bengkel Mobil

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi
Minyak Tawon, Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Singkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hari
Suryadi, Mantan Penjaga Toko yang Sukses di Bra

Andris, Mengangkat Beras Garut Lewat Nasi Liwet Instan

Simak artikel inspiratif lainnya di Inspirasi


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Erlangga Djumena
Sumber: