Selasa, 16 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Starbucks Ancam Tarik Investasi dari Inggris

Minggu, 27 Januari 2013 | 12:43 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Starbucks mengancam akan menarik investasi dari Inggris karena tingginya pajak yang diterapkan pemerintah setempat. Perusahaan raksasa yang bergerak di bidang kopi tersebut mengatakan akan menunda rencana investasi 100 juta poundsterling.

Bos Starbucks, seperti dikutip AFP, Minggu (27/1/2013) dilaporkan menuntut pemerintahan David Cameron, karena sudah menetapkan pajak terlalu tinggi. Starbucks dinilai membayar pajak terlalu rendah, sementara omset yang diterima cukup tinggi. Tahun lalu, Starbucks dilaporkan hanya membayar pajak sebesar 8,6 juta juta poundsterling sementara penjualannya mencapai 3 miliar poundsterling.

Menurut Starbucks, selain membayar pajak pihaknya masih harus membayar biaya sekitar 400 juta poundsterling untuk berbagai pihak. Dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan setiap perusahaan di Inggris harus membayar pajak secara adil.

Kris Engskov, Managing Director Starbucks wilayah Inggris, bertemu dengan para pejabat di kediaman perdana menteri di Downing Street pada hari Jumat lalu, di tengah kekhawatiran terjadinya"politisasi" masalah pajak tersebut.


Penulis: Eny Prihtiyani
Editor : Robert Adhi Ksp