Rabu, 17 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Harga Beras Turun Kembali

Minggu, 17 Februari 2013 | 19:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga beras di pasar Induk Cipinang di Jakarta Timur kembali turun. Hal ini dipengaruhi karena jumlah pasokan beras yang kembali normal seperti semula.    

Nellys Soediki, salah satu pedagang di pusat induk beras di Cipinang mengungkapkan, saat ini harga beras sedang mengalami penurunan, karena wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sedang musim panen beras. "Saat ini harga beras jenis IR yang biasa dibeli masyarakat, tidak lagi mahal seperti pada bulan November tahun lalu sampai Januari tahun 2013 ini," jelasnya.

Beras jenis IR super dijual Rp 7.800 per kilogram, kualitas 1 seharga Rp 7.778 per kilogram, beras IR kualitas 2 seharga Rp 7.576 per kilogram dan beras IR kualitas 3 Rp 7.374 per kilogram.  Sedangkan untuk beras impor dari Vietnam dijual dengan kisaran Rp 7.000 - 7.100 per kilogram. 

Menurut Nellys, hal yang biasa jika dalam penjualan beras, harganya mengalami, karena ditentukan faktor suplai. Sehingga apabila stok beras terjamin, harga beras pun tidak akan mengalami kenaikan. 

Sementara itu, harga bahan pokok lain berupa bawang dan tomat sampai saat ini belum mengalami penurunan. Bawang Putih jenis kating dijual seharga Rp 40.000 per kilogram, sedangkan untuk bawang putih seharga Rp 36.000 per kilogram. Sebelumnya harga kedua jenis bawang putih itu masih berada dalam kisaran Rp 24.000- Rp 28.000 per kilogram.

Harga bawang merah saat ini juga mengalami kenaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram. sedangkan harga tomat naik dari Rp 12.000 menjadi Rp.17.000 per kilogram.

Menurut Esin, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang, belum turunnya harga beberapa bahan pokok itu karena pasokannya berkurang pasca banjir.  Dia mengaku memasok bawang dan tomat itu dari pasar Induk Kramat Jati.


Penulis: Fabio Lopes
Editor : Rusdi Amral