Kamis, 18 September 2014

News / Bisnis & Keuangan

Ini Prediksi Goldman soal Harga Emas

Selasa, 26 Februari 2013 | 12:24 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Goldman Sachs Group Inc Siklus menyatakan harga emas kemungkinan sudah berubah arah dengan momentum pemulihan ekonomi Amerika dan menyusutnya kepemilikan emas investor. Goldman memangkas prediksi harga si logam mulia itu.

Goldman menurunkan target harga emas dalam tiga bulan menjadi 1.615 dollar AS dari yang sebelumnya 1.825 dollar AS per ounce. Sedangkan target harga untuk 6 bulan dan 12 bulan dipotong dari 1.805 dollar AS dan 1.800 dollar AS ke 1.600 dollar AS dan 1.550 dollar AS.

Goldman juga membalikkan asumsi bahwa produk exchange traded funds (ETP) bakal berkembang tahun 2013.

"Perubahan siklus emas telah dimulai. Penyusutan terakhir kepemilikan emas pada ETP sangat kontras dengan asumsi kami bahwa posisi ETP akan digerakkan oleh alokasi jangka panjang ketimbang trading jangka pendek," tulis Analis Goldman Damien Courvalin dan Jeffrey Currie dalam laporannya yang terbit kemarin (25/2/2013).

Tahun ini, harga emas sudah anjlok 4,8 persen di tengah data ekonomi yang membaik, harga saham yang menanjak, dan sejumlah pemimpimpin bank sentral AS yang lebih fleksibel dalam program stimulus mereka.

Tak hanya Goldman yang mengabarkan prediksi suram emas. Pada laporan riset tanggal 21 Februari, Credit Suisse AG menyatakan bahwa pembalikan arah dari pasar bullish emas yang sudah berlangsung 12 tahun kini sudah dimulai. Kepemilikan ETP sudah mendekati penurunan bulan terbesar sejak Januari 2011.

Hari ini pukul 11.36 waktu Singapura, harga emas untuk pengiriman April diperdagangkan di sekitar 1.596,10 dollar AS per ounce di bursa Comex. Harga sudah mencetak penurunan kelima dalam sebulan, sehingga bisa disebut penurunan terburuk sejak 1997.

Kepemilikan emas dalam ETP anjlok ke titik terendah dalam lima bulan yaitu sebesar 2.536,29 metrik ton kemarin. Dengan begitu ETP sudah susut 2,9 persen  bulan ini.

Soros jual emas

Miliuner George Soros dan Louis Moore Bacon memangkas kepemilikan mereka di ETP kuartal lalu. Sedangkan John Paulson mempertahankannya, menurut laporan pemerintah bulan ini.

Kepemilikan emas global dalam ETP mencapai rekor 2.632,51 pada 20 Desember 2012.

"Ekonom kami percaya bahwa risiko penurunan ekonomi atas prediksi mereka berkurang sementara ketidakpastian atas besaran QE3 maih tinggi," ujar laporan Goldman. "Kami percaya bahwa perubahan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir akan menyebabkan kepemilikan emas memudar dengan cepat." (Rika Theo/Kontan)

 


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: