Kamis, 30 Oktober 2014

News / Bisnis & Keuangan

NILAI TUKAR

Rupiah Rawan ke 9.690 Per Dollar AS

Jumat, 1 Maret 2013 | 08:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Nilai tukar rupiah menguat dalam beberapa hari terakhir setelah investor asing masuk ke pasar portofolio Indonesia. Namun, potensi pelemahan rupiah masih mengintai, termasuk pada perdagangan Jumat (1/3/2013) ini.

Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan ditutup di level Rp 9.669 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) mengikuti penguatan sebagian besar mata uang Asia lainnya pada perdagangan kemarin.

Penguatan juga terjadi pada sebagian besar bursa Asia termasuk bursa Indonesia (IHSG). IHSG kembali mencatat rekor menjadi 4.795,79 (+1,68 persen). Sedangkan harga minyak mentah kembali turun. Harga Brent masih turun 0,44 persen menjadi 111,38 dollar AS per barrel dan harga WTI turun menjadi 91,83 dollar AS per barrel (0,24 persen).

Bursa global ditutup variatif semalam. Indeks Dow Jones turun tetapi indeks di bursa Eropa naik. Kemungkinan, menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, bursa Asia akan terkoreksi merespon kemungkinan gagalnya kompromi Presiden Obama dengan partai Republik untuk masalah pemangkasan defisit anggaran di AS.

"Sedangkan untuk rupiah kami perkirakan cenderung melemah menuju kisaran Rp 9.670-Rp 9.690 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg)," kata Lana. 


Penulis: Robertus Benny Dwi Koestanto
Editor : Robert Adhi Ksp